Doni Monardo: Masih Banyak yang Menganggap Covid-19 Konspirasi

Doni Monardo: Masih Banyak yang Menganggap Covid-19 Konspirasi
PERISTIWA | 13 Juli 2020 16:29 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo menyayangkan masih banyak masyarakat yang menganggap virus Corona merupakan konspirasi atau rekayasa. Padahal, kasus virus Corona di Indonesia terus melonjak signifikan setiap harinya.

"Masih ada sejumlah pihak yang menganggap ini adalah konspirasi. Covid ini rekayasa, Covid ini adalah konspirasi," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/7).

Dia mengatakan, pasien yang meninggal dunia akibat virus Corona di Indonesia sudah melampaui angka 3.500 kasus. Bahkan, pasien Covid-19 yang meninggal di dunia sudah melebihi 550.000 orang.

"Jadi ini nyata, ini fakta. Oleh karenanya semua pihak harus betul-betul memahami ini," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Untuk itu, Doni menilai, perlunya sosialisasi yang masif agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan tokoh masyarakat dan ulama. Sehingga, penyebaran virus corona dapat ditekan.

"Khususnya para ulama. Ini juga menjadi penekanan Bapak Wapres untuk melibatkan para ulama di seluruh daerah. Agar seluruh program sosialisasi ini bisa betul-betul dipahami secara baik," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah terus berupaya menekan angka kematian Covid-19. Salah satunya yakni, dengan sosialisasi efektif dengan melibatkan seluruh komponen dengan kearifan lokal seperti antropolog, sosiolog, serta psikolog.

"Menyampaikan pesan-pesan bahwa Covid ini ibaratnya, mohon maaf, ibaratnya adalah malaikat pencabut nyawa bagi mereka yg rentan. Siapa saja yg rentan? Adalah lansia. Yang rata-rata adalah usia di atas 60 tahun-70 tahun," tutup Doni.

Reporter: Lisza Egeham
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Baca juga:
Syarat Investasi Asing di UMKM: Wajib Gandeng Perusahaan Lokal Daerah
Anies: Selama PSBB Transisi Ada 6.748 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta
Jokowi Minta Waspadai Penyebaran Corona di Pesantren dan Sekolah Berbasis Asrama
Rektor USU Positif Covid-19, Ratusan yang Pernah Kontak Erat Jalani Tes Swab
Update Covid-19 Nasional 13 Juli: Bertambah 1.282, Total Tembus 76.981 Kasus Positif
Pedagang Positif Covid-19 Meninggal, Pasar Harjodaksino Solo Ditutup Sementara

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami