Door to Door, Pemkot Bengkulu Rekam e-KTP Warga Disabilitas

Door to Door, Pemkot Bengkulu Rekam e-KTP Warga Disabilitas
PERISTIWA | 16 September 2020 20:05 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Disdukcapil terus berupaya meningkatkan pelayanan publik. Kali ini masyarakat yang sudah lanjut usia, sakit atau disabilitas dan tidak bisa melakukan rekaman e-KTP tidak perlu cemas, karena Disdukcapil akan melakukan jemput bola door to door.

Untuk melayani perekaman e-KTP bagi para lansia dan penyandang disabilitas, Disdukcapil Kota Bengkulu mendatangi secara langsung rumah-rumah warga. Dengan menggunakan mobil Duklink membawa peralatan perekaman, petugas melakukan perekaman data e-KTP di rumah warga tersebut.

door to door pemkot bengkulu rekam e ktp 12 disabilitas

Door to door Pemkot Bengkulu Rekam E-KTP 12 disabilitas ©2020 Merdeka.com

"Kami memang memiliki program jemput bola untuk perekaman E-KTP bagi lansia atau penyandang Disabilitas. Jika ada masyarakat yang meminta perekaman di rumah karena alasan itu, maka kami akan layani," kata Kasi pengolahan dan Penyajian Data Disdukcapil Kota Bengkulu Wahyu Gunawan di Kecamatan Ratu Agung tepat nya di pekarangan Masjid Al- Istiqomah Kebun Tebeng, Rabu (16/9/2020) sore.

Wahyu mengatakan, sampai saat ini permintaan perekaman E-KTP oleh warga terus bertambah dari Agustus sudah dipenuhi sebanyak 10 warga lansia dan hari ini 12 disabilitas. Mayoritas lanjut Wahyu, mereka yang meminta perekaman E-KTP di rumah adalah yang sudah tua, sakit ataupun penyandang disabilitas. Kebanyakan dari mereka juga tidak memiliki keluarga yang dapat mengantarkan perekaman.

door to door pemkot bengkulu rekam e ktp 12 disabilitas

Door to door Pemkot Bengkulu Rekam E-KTP 12 disabilitas ©2020 Merdeka.com

"Padahal, seperti kita ketahui mereka sangat membutuhkan e-KTP untuk kepentingan administrasi. Salah satunya sebagai syarat saat berobat ke dokter dan rumah sakit," tegas Wahyu Gunawan.

Disdukcapil Kota Bengkulu juga terus mengebut dalam penyelesaian perekaman e-KTP. Diakui Wahyu, sampai saat ini masih banyak warga yang belum melakukan perekaman data diri.

"Kami targetkan pada akhir tahun nanti semua proses itu, baik untuk mencetak e-KTP ataupun perekaman data sudah selesai semuanya. Sebab, selain tanggung jawab kami, itu juga menjadi perintah Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu agar permasalahan ini segera diselesaikan," pungkasnya.

door to door pemkot bengkulu rekam e ktp 12 disabilitas

Door to door Pemkot Bengkulu Rekam E-KTP 12 disabilitas ©2020 Merdeka.com

Sementara itu Suherman koordinator pendamping disabilitas se-Kota Bengkulu, menyambut baik program yang dilaksanakan Disdukcapil kota Bengkulu, yang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kekurangan, terutama seperti warga penyandang disabilitas ini.

"Terima kasih banyak kepada Wali kota Bengkulu yang sangat memperhatikan warganya, dimana program Dukcapil keliling yang dimiliki Dinas Dukcapil sangat bagus dengan memberikan solusi bagi warga yang terpinggirkan, seperti yang diucapkan ibu dari Susanti disabilitas yang sudah berumur 27 tahun tapi hanya bisa terbaring," ungkapnya.

door to door pemkot bengkulu rekam e ktp 12 disabilitas

Door to door Pemkot Bengkulu Rekam E-KTP 12 disabilitas ©2020 Merdeka.com

"Ia sangat bersyukur akhirnya anaknya bisa memiliki e-KTP karena selama ini dia kesulitan untuk mendapatkan pengobatan dan bantuan karena anaknya tidak bisa bergerak untuk mendatangi kantor untuk melakukan perekaman data diri atau e-KTP. Semoga seluruh warga Bengkulu bisa Bahagia terus dengan adanya terobosan-terobosan baru dari bapak walikota Helmi Hasan" Demikian Suherman.

Kontributor: Sofrian (mdk/hhw)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami