DPO 1 Tahun, Pengusaha Kendari Gelapkan Duit Bisnis Rp7 Miliar Ditangkap

PERISTIWA » MAKASSAR | 10 September 2019 20:25 Reporter : Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Setahun berstatus DPO, Hamka Hasan (48), pengusaha asal Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) diringkus polisi pada Selasa lalu, 27 Agustus 2019 lalu. Dia telah ditetapkan sebagai tersangka penggelapan uang milik rekan bisnisnya, Andi Sarman di Makassar.

Kasus ini telah dilaporkan pada April 2017 lalu. Dana yang digelapkan senilai Rp7 miliar.

"Rekan bisnisnya ini di Makassar, (Andi Sarman) merasa ditipu. Kasusnya di sini, laporannya di sini. Mereka mau kerjasama tapi uangnya dibawa lari oleh pelaku, (Hamka Hasan). Kita DPO-kan dari baru ditangkap," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel, Kombes Polisi Andi Indra Jaya yang dikonfirmasi malam ini, Selasa, (10/9).

Akibat perbuatannya, Hamka disangkakan Pasal 372 dan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani mengatakan, Hamka sudah DPO sejak 2018 lalu. Keberadaannya diketahui setelah Subdit 4 Ditreskrimum Polda Sulsel berkoordinasi dengan monitoring center Resmob Polda Sulsel.

"Hasil interogasi, pelaku mengakui baru satu hari kembali ke Sultra setelah sekian lama pelarian ke Singapura. Dia mengakui perbuatannya dan selanjutnya dibawa ke Polda sulsel untuk proses hukum lebih lanjut," kata Kombes Polisi Dicky Sondani.

Baca juga:
Belum Lunasi Honor Saksi Pemilu, Ketua Gerindra Solo Dipolisikan
Diupah Tak Layak, Sopir Larikan Mobil dan Uang Majikan
Gelapkan Uang Perusahaan Rp19,3 Miliar, Hadi Beli Tiga Rumah dan Mobil Mewah
Tidak Terima Ditetapkan Tersangka, Pemilik Toko Accu di Sidoarjo Gugat Kapolri
Kecewa Upah Didapat, Pria asal Mojokerto Bawa Kabur Motor dan Laptop Perusahaan
Rey Utami Diperiksa Terkait Penggelapan dan Penipuan Kendaraan Pablo Benua
Sempat Ditunda, Polisi Periksa Pablo Benua Soal Kasus Penipuan Hari Ini

(mdk/lia)