DPR dorong TNI & Polri Kirim Pasukan Elite Tumpas Pemberontak di Papua

PERISTIWA | 5 Desember 2018 11:26 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengirim pasukan elite di masing-masing kesatuannya untuk memburu Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. KKB merupakan pembunuh 31 pekerja proyek Trans Papua di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

"Kami mendorong Panglima TNI dan Kapolri untuk mengirim pasukan-pasukan elite yang ada di kesatuan-kesatuannya. Karena hal ini tidak bisa dianggap remeh dan harus dituntaskan dalam waktu dekat," kata Bamsoet di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (5/12).

Politikus Golkar ini menegaskan, aparat keamanan tidak boleh setengah-setengah dalam memburu KKB. Selain menangkap, aparat keamanan harus menyeret KKB ke meja hijau.

"Kami mendesak dan mendorong seluruh pasukan yang ada, untuk segera memburu pelakunya dan menyeret ke pengadilan," ujar dia.

DPR, lanjut Bamsoet, mendukung penuh apa pun langkah tegas yang diambil TNI dan Polri. Termasuk menggunakan langkah represif dalam menangkap KKB. Asalkan langkah tersebut bisa menyelamatkan rakyat dan bangsa dari ancaman kelompok tertentu.

"Apapun yang bisa dilakukan untuk menuntaskan itu, DPR pasti setuju. Jangan sampai ada lagi korban warga yag jatuh. Berapa pun ongkosnya," kata Bamsoet.

Bamsoet menilai, KKB melebihi gerakan teroris. KKB telah merenggut secara langsung nyawa warga dan menyerang petugas keamanan secara terang-terangan.

"Ini tidak bisa dianggap lagi sebagai suatu peristiwa yang sepele," pungkas dia.

Baca juga:
Bantu Buru pemberontak di Papua, Polda Jatim Kirim 100 Personel Brimob
Istana Imbau Pegiat HAM Tak Lihat Penembakan di Papua dengan Sebelah Mata
Tindak Pemberontak di Papua, PKS Minta TNI Pakai Protap Pemberantasan Terorisme
Fadli Zon Soal Pembunuhan di Papua: Pemerintah Gagal Jamin Keamanan Warga
Waktu Tempuh ke Lokasi Pembunuhan di Papua Butuh 12 Jam Via Jalur Darat

(mdk/ray)