DPR Dukung Anggaran TNI-Polri Untuk Buru Pemberontak di Papua

PERISTIWA | 6 Desember 2018 11:14 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo berharap TNI dan Polri bisa segera pencari pelaku pembunuhan 20 pekerja proyek pembangunan jembatan di distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. DPR siap mendukung pembiayaan yang diperlukan oleh TNI Polri untuk mencari pelaku.

"Sehingga kali ini enggak boleh main-main dan tidak boleh hal sepele kerahkan seluruh kekuatan yang ada berapapun biayanya DPR akan mendukung gabungan pasukan TNI-Polri untuk memburu pelaku pelaku gerombolan bersenjata yang diduga OPM," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/12).

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini juga meminta TNI dan Polri tidak lembek dalam mengatasi kasus pembunuhan di Papua. Sebab, kata dia, kejadian tersebut bukanlah yang pertama kali.

"Sama suara kami dari DPR bahwa kami kita minta TNI dan Polri tidak lembek menghadapi ini karena ini bukan kejadian yang pertama. ini di tempat yang sama terjadi hal yang sama," ungkapnya.

Terkait perbedaan pandangan soal pelaku penembakan, Bamsoet merasa hal itu tidak perlu diperdebatkan. Bagi dia, yang terpenting TNI dan Polri bisa segera menangkap pelaku dan membawanya ke ranah hukum.

"Yang penting ini sikap dulu aja ini suatu tindakan brutal penindasan atas nama kemanusiaan enggak perlu terjebak dalam perdebatan KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) dan OPM (Organisasi Papua Merdeka). TNI-Polri fokus pada perburuan pelaku dan menyeretnya ke pengadilan jika ada perlawanan hadapi dengan ketegasan," ucapnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyebut korban pembunuhan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, sebanyak 20 orang. Rinciannya 19 orang pekerja pembangunan jembatan, 1 lainnya anggota TNI.

"Informasi sementara adalah 20 orang. 19 Pekerja dan 1 anggota TNI yang gugur," jelas Tito saat memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/12).

Baca juga:
Polri: Distrik Yigi Jadi Zona Merah Sejak Dihuni Kelompok Egianus Kogoya
Panglima TNI Tegaskan Bakal Tangkap dan Adili Kelompok Bersenjata di Papua
Evakuasi Korban Penembakan di Papua Pagi Ini Masih Terkendala Cuaca
Aparat Temukan Satu Jasad Korban Penembakan di Papua, Total Jadi 16 Orang
15 Jenazah Pekerja PT Istaka Karya Dievakuasi ke Wamena Papua

(mdk/ray)