DPR Minta Kemenhan Pertimbangan Beli Pesawat MV-22 Osprey Block C

DPR Minta Kemenhan Pertimbangan Beli Pesawat MV-22 Osprey Block C
PERISTIWA | 10 Juli 2020 21:05 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat telah menyetujui rencana penjualan pesawat tiltrotor MV-22 Osprey Block C kepada Kementerian Pertahanan RI. Nilai total pembelian ini dan perangkat lainnya mencapai 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp28,9 triliun.

Anggota Komisi I DPR Fraksi PPP Muhammad Iqbal, meminta Kementerian Pertahanan mempertimbangkan ulang pembelian pesawat itu. Sebab, keadaan ekonomi negara sedang sulit dan kegunaan pesawat itu cukup kurang.

"Terkait rencana pemerintah membeli delapan helikopter MV 22 Osprey, saya kira Kemenhan terlebih dahulu harus memperhitungkan dari berbagai aspek yaitu tentang kegunaannya, harga dan kondisi perekonomian kita saat ini," kata Iqbal, Jumat (10/7).

Menurutnya, daya angkut pesawat tersebut juga tidak bisa banyak. Kemenhan juga bisa memilih opsi pembelian pesawat atau helikopter lain yang lebih murah, canggih dan di lengkapi dengan persenjataan lengkap.

"Apalagi harga persatuannya cukup mahal sekitar USD 250 juta," kata Iqbal.

Selain itu, perekonomian sekarang sedang sulit. Hal itu bisa menjadi pertimbangan Kemenhan untuk tidak melakukan pembelian MV 22 Osprey.

Sehingga, pemerintah bisa menghemat anggaran dan memanfaatkan anggaran tersebut untuk melakukan pembelian produk pertahanan yang di produksi dari dalam negeri. "Yang mana hal ini sesuai dengan arahan Presiden untuk menggerakkan perekonomian Indonesia," pungkasnya.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, dalam siaran pers Badan Kerja Sama Pertahanan Keamanan AS, disebutkan bahwa Kementerian Luar Negeri AS menyetujui rencana penjualan delapan pesawat tiltrotor MV-22 Osprey Block C kepada Indonesia.

Disebutkan pula bahwa DSCA telah mengirim notifikasi akan kemungkinan penjualan Osprey tersebut ke Kongres AS pada hari yang sama. Menurut AS, pemerintah Indonesia telah mengajukan pembelian delapan pesawat MV-22.

Osprey Block C kepada pemerintah AS, beberapa waktu lalu. Nilai total pembelian ini mencapai 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp28,9 triliun.

Sebelumnya, dalam siaran pers Badan Kerja Sama Pertahanan Keamanan AS, disebutkan bahwa Kementerian Luar Negeri AS menyetujui rencana penjualan delapan pesawat tiltrotor MV-22 Osprey Block C kepada Indonesia.

Disebutkan pula bahwa DSCA telah mengirim notifikasi akan kemungkinan penjualan Osprey tersebut ke Kongres AS pada hari yang sama. Menurut AS, pemerintah Indonesia telah mengajukan pembelian delapan pesawat MV-22.

Osprey Block C kepada pemerintah AS, beberapa waktu lalu. Nilai total pembelian ini mencapai 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp28,9 triliun. (mdk/ray)

Baca juga:
Dahnil: Kemhan Fokus Covid-19, Belanja Alutsista cuma yang Urgent
Wamenhan: Miliki Senjata Tanpa Kekuatan Pangan, Akan Kocar Kacir Juga
Menteri Sri Mulyani Sebut Pemerintah Fokus Tingkatkan Kekuatan Pertahanan RI
Daftar Belanja Alutsista Prabowo
Wamenhan Minta Pindad Modernisasi Pabrik Munisi Agar Kapasitas Produksi Meningkat

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami