DPR Minta Kementerian Kesehatan Beri Perhatian Khusus KLB DBD di NTT

DPR Minta Kementerian Kesehatan Beri Perhatian Khusus KLB DBD di NTT
Gedung DPR. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
PERISTIWA | 12 Maret 2020 14:25 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Anggota Komisi IX DPR, Saleh Daulay, meminta Kementerian Kesehatan juga memberikan perhatian khusus terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang kini statusnya sudah kejadian luar biasa (KLB) di Nusa Tenggara Timur. Dia minta Kemenkes melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

"Saya meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberi perhatian khusus dalam menangani penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah dalam hal ini Kemenkes RI harus melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait. Sebab, kasus ini sudah masuk dalam kasus luar biasa di mana ada ribuan warga terserang DBD dan ratusan orang meninggal," ujar saleh melalui keterangan tertulis, Kamis (12/3).

"Saya kira pemerintah harus memfokuskan perhatiannya pada DBD yang ada di sana (NTT) itu. Ini harus diselesaikan dengan cara-cara luar biasa," sambungnya.

Menurut Saleh, KLB DBD ini tidak bisa ditangani setengah-setengah. Pemerintah didesak menurunkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menanggulangi penyakit yang berasal dari nyamuk Aedes Aegypti tersebut.

"Kemudian (libatkan) Kemensos, mereka kan punya banyak tenaga kerja yang memang bekerja untuk mereka, seperti pendamping PKH (program keluarga harapan) itu diminta untuk mensosialisasikan untuk menghindari nyamuk ini kan sudah ada prosedurnya semua itu. Termasuk petugas lapangan KB (keluarga berencana) di daerah kan banyak, itu juga harus dilibatkan, para bidan desa, perawat, puskesmas juga harus ikut," terangnya.

Baca Selanjutnya: Saleh menambahkan Pemerintah juga bisa...

Halaman

(mdk/lia)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami