DPR Minta Pasukan Elit TNI & Polri Tumpas Pemberontak Papua, Urusan HAM Belakangan

PERISTIWA | 5 Desember 2018 12:25 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Kelompok pemberontak yang melakukan pembunuhan di Papua harus ditindak tegas. Ketua DPR Bambang Soesatyo mengutuk keras pembunuhan terhadap 19 pekerja Istaka Karya yang sedang membangun jembatan distrik di Kali Yigi-Kali Aurak, Kabupaten Nduga, Papua. Dia meminta Kapolri Jendral Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengerahkan kekuatan penuh untuk memburu kelompok pemberontak.

"DPR mengutuk keras tindakan tersebut dan meminta saudara Panglima TNI dan saudara Kapolri untuk segera mengerahkan kekuatan yang ada khususnya pasukan elite yang ada di mereka untuk memburu para pelaku kekerasan dan kekejaman tersebut sampai ke akar-akarnya karena tidak boleh dianggap kecil," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/12).

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini mengingatkan, pembunuhan di Papua ini tidak bisa dianggap remeh. Sebab menyangkut keamanan negara.

"Harus ditumpas sampai akar-akarnya, berapapun biayanya, cost yang harus kita tanggung, karena keamanan negara, rakyat kita, nomor satu. Demikian juga soal HAM saya pribadi mendorong itu ditindak tegas urusan HAM kita bicarakan kemudian," ungkapnya.

DPR segera memanggil Panglima TNI dan Kapolri. Hal itu dilakukan untuk meminta penjelasan lebih terkait apa yang akan dilakukan kedua instansi tersebut dalam mengatasi masalah di Papua.

Politikus Partai Golkar ini juga mengimbau adanya pengawasan di kawasan-kawasan proyek pemerintah. Dia juga mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang tidak menghentikan proyek pembangunan infrastruktur.

"Iya itu sudah pasti, saya juga memberi apresiasi terhadap presiden yang tidak menghentikan pembangunan dan akan terus mengerjakan pembangunan jembatan jalan atau infrastruktur di Papua dengan bantuan pengamanan dari TNI Polri yang kita miliki," ucapnya. (mdk/noe)

Baca juga:
Presiden Jokowi: Pekerja di Papua Benar-Benar Bertaruh Nyawa
Bos Istaka Karya Terjun ke Papua Tangani Kasus Pembunuhan 31 Pegawai
Presiden Jokowi: Kejar dan Tangkap Pelaku Pembunuhan Pekerja Trans Papua
11 Pekerja Pura-Pura Mati agar Tak Dihabisi Kelompok Pemberontak di Papua
Kapolri Yakin Bisa Segera Atasi Kelompok Pemberontak di Papua

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.