DPR Minta Polisi Jangan Buncit, Ini Reaksi Mabes Polri

PERISTIWA | 21 November 2019 09:44 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Anggota DPR Trimedya Panjaitan sempat menyinggung polisi buncit saat rapat bersama Kapolri Jenderal Idham Azis pada Rabu 20 November 2019. Soal itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan bahwa gemuk secara proporsional tentu ideal.

"Jangan (buncit), gemuk saja. Ya olahraga," tutur Argo di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (21/11).

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menambahkan, personel kepolisian memang dituntut untuk selalu siaga menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tentunya dengan fisik dan berat badan yang ideal, maka tugas tersebut semakin dapat terlaksana dengan baik.

"Orang yang ingin berat badannya ideal itu tentunya harus melalui upaya-upaya yang sehat, olahraga, dan sebagainya. Itu sebagai tuntutan performa, dimana stamina Polri itu harus prima. Kedua, terkait aspek penampilan. Kalau polisi terlalu tampak gendut kan tidak elok dilihatnya, jadi harus betul-betul ideal," kata Asep.

1 dari 1 halaman

Pertimbangan Positif

Tentunya masukan yang didapat dalam rapat dari Komisi III akan menjadi pertimbangan positif bagi Polri. Hanya saja, lanjutnya, terbitnya surat telegram rahasia sebagai instruksi Kapolri Idham terkait hal tersebut belum dapat diprediksi.

"Nanti kita liat tindak lanjutnya seperti apa, cuma hal positif ini sudah beberapa kali juga jadi atensi, sebenarnya secara reguler di kepolisian sudah ada program itu. Setiap enam bulan sekali kita kan lakukan tes physical fitness test, tes kemampuan fisik kan otomatis harus didukung fisik yang prima," ujar Asep. (mdk/eko)

Baca juga:
Polri Gelar Kenaikan Pangkat 37 Perwira, Firli Jadi Komjen
DPR Tagih Penuntasan Kasus Novel, Kapolri Janjikan Perkembangan Signifikan
Kapolri Idham Azis Ungkap Alasan Pencopotan Kapolres Kampar
Kapolri Soal Larangan Pamer Kemewahan: Saya Mulai dari Diri Saya
Wapres Ma'ruf Amin Minta Instansi Lain Tiru Instruksi Kapolri Tak Pamer Kemewahan
Kapolri Soal Kapolda Palak Kepala Daerah: Obatnya Cuma Satu, Kita Tindak!