Dua Alat Pendeteksi Longsor Dipasang di Banjarnegara

PERISTIWA | 1 November 2019 23:33 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Dua prototipe alat pendeteksi longsor dipasang di dua titik lokasi di Banjarnegara. Tujuan pemasangan alat tersebut untuk mendeteksi bahaya tanah longsor yang kerap muncul saat musim hujan.

"Alat sudah terpasang di desa Sijeruk, ini bagian dari kesiapsiagaan bencana. Karena dua titik di lokasi desa tersebut dataran tinggi rawan bencana longsor," kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara, Setyoajie Prayoedhi, Jumat (1/11).

Dia menyebut, warga diminta waspadai munculnya hujan lebat saat puncak musim hujan. Sebab wilayah Banjarnegara tergolong tinggi potensi longsor. Maka dari itu, memasuki musim penghujan di bulan November, katanya, warga harus mewaspadai kemunculan hujan lebat yang disertai angin kencang.

"Terutama harus ekstra hati-hati saat masuk puncak musim hujan mulai Desember hingga Januari," jelasnya.

Setyoajie mengimbau, masyarakat setempat agar tidak terpancing dengan kabar bohong yang disebarkan oknum yang tak bertanggung jawab mengenai potensi bencana longsor.

"Kami tetap gerus mengeluarkan informasi bahaya cuaca ekstrem untuk wilayah Banjarnegara," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Puluhan Makam di Garut Dipindah Akibat Pergerakan Tanah
Longsor di Deli Serdang, Perkuburan Amblas
Tebing 20 Meter di Bogor Longsor Akibat Diguyur Hujan, Akses 2 Desa Terputus
Hujan Deras di Bogor, 7 Rumah Tertimpa Longsor dan Pohon Tumbang
Pasangan Pengantin Baru di Cianjur Tewas Tertimbun Longsor
Tebing Batu Longsor Menimpa Truk, Satu Sopir Terjepit di Dalam Kabin

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.