Dua Anak di Samarinda Tewas Tenggelam Saat Berenang di Sungai Karang Mumus

Dua Anak di Samarinda Tewas Tenggelam Saat Berenang di Sungai Karang Mumus
Evakuasi 2 anak tenggelam di Sungai Karang Mumus Samarinda. ©istimewa
NEWS | 8 Juli 2021 17:00 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Rizal (12) dan Riko (12) ditemukan tewas tenggelam Kamis (8/7) di Sungai Karang Mumus Samarinda. Keduanya tenggelam saat berenang di bawah jembatan di Jalan Marsda A Saleh.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Kedua korban sedang bermain bersama 3 anak lain di pinggir sungai. Belakangan, Rizal dan Riko menanggalkan pakaian.

"Kedua korban kemudian berenang," kata Koordinator Relawan Info Taruna Samarinda (ITS) Joko Iswanto dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (8/7).

Joko menerangkan, kedua korban tidak terlihat oleh oleh ketiga temannya di pinggir sungai. "Korban berenang ke tengah sungai, tidak muncul lagi ke permukaan," ujar Joko.

Panik, tiga teman korban lantas melaporkan kepada warga. Tim relawan kemanusiaan bersama warga bergerak mencari korban. Tangis pecah dari keluarga ketika Rizal ditemukan tidak bernyawa.

"Ditemukan sekitar jam 3 sore ini. Setelah korban pertama, berikutnya ditemukan korban kedua. Kedua korban meninggal," terang Joko.

Tim SAR mengevakuasi kedua jenazah ke ambulans dari satuan relawan menuju RSUD AW Sjachranie Samarinda di Jalan Palang Merah untuk keperluan visum.

"Jadi rencananya setelah dari rumah sakit, dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan hari ini juga," tutup Joko. (mdk/bal)

Baca juga:
Hilang 3 Hari, Siswi SMP Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cimanuk
Kaki Tersangkut Lemparan Trawl, Seorang Nelayan Kukar Hilang di Laut
Asyik Bermain di Kolong, Bocah 10 Tahun Terseret Arus Sungai Lakam Karimun
Terseret Arus di Pantai Seminyak Bali, Pria Asal Yogyakarta Tewas
Hanyut Sejak Senin, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Babura Medan
Pria Ini Terjebak di Tengah Arus Deras Sungai Serayu, Evakuasinya Menegangkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami