Dua Desa di Cikajang Garut Diterjang Banjir Bandang dan Longsor

Dua Desa di Cikajang Garut Diterjang Banjir Bandang dan Longsor
PERISTIWA | 11 Mei 2020 20:33 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Dua desa di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, diterjang banjir bandang dan longsor, Senin (11/5). Sejumlah rumah dan fasilitas ibadah serta madrasah terkena dampak. Tembok dan tanggul penahan tanah pun roboh.

Komandan Koramil Cikajang, Kapten Inf Didi mengatakan, banjir bandang yang menerjang dua desa ini terjadi mulai pukul 16.00 WIB.

"Yang diterjang banjir bandang ini adalah Desa Margamulya dan Padasuka, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut," kata Danramil.

Di Desa Margamula, setidaknya tiga kampung yang terkena terjangan banjir bandang. Ketiga kampung tersebut adalah Parohan, Tanjeng, dan Kumbang Badak.

"Ada masjid yang terendam banjir yang bercampur dengan lumpur. Selain itu juga setidaknya ada sembilan rumah yang juga terendam air yang bercampur lumpur. Tembok penahan tanah di sekitar perkampungan juga roboh," ungkapnya.

Sedangkan di Desa Padasuka, longsor menerjang Kampung Padasono. Setidaknya ada dua rumah yang terkena dampak longsor. "Dua rumah ini menjadi rawan terbawa longsor," lanjutnya.

Banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kecamatan Cikajang sendiri, disebut dipicu hujan deras yang berlangsung cukup lama di salah satu wilayah dataran tinggi di Kabupaten Garut itu. Saat hujan terjadi, lumpur yang turun dari gunung tergerus dan masuk ke sungai sehingga bercampur dan masuk ke perkampungan warga.

"Begitu menerima informasi banjir bandang dan longsor, kita langsung gerakan anggota ke lokasi untuk mengevakuasi warga dan juga membersihkan rumah-rumah yang terkena longsor. Untuk rumah yang terkena dampak longsor, sementara masih tinggal di rumahnya. Kalau hujan turun lagi, akan langsung kita evakuasi ke tempat yang lebih aman," sebutnya.

Danramil memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa banjir bandang dan longsor tersebut. "Kerugiannya materil. Karena air yang bercampur lumpur merendam sejumlah barang berharga milik warga," tutupnya. (mdk/noe)

Baca juga:
Dihantam Banjir Bandang, Ratusan Rumah di Sumsel Terendam
Potret Gubernur Sumatera Utara Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Deli Serdang
Pemkab Bogor Gandeng TNI Bangun 2.704 Hunian Sementara di Sukajaya
Banjir dan Longsor Landa Banyumas di Tengah Wabah Corona, Ini 4 Faktanya
PLN: Listrik ke Rumah Sudah Menyala Usai Banjir Bandang di Tanah Datar
4 Fakta Terbaru Banjir Bandang yang Rendam Ratusan Rumah di Kawasan Gunung Ijen

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami