Dua kelompok bentrok di Deli Serdang, empat rumah dirusak

Dua kelompok bentrok di Deli Serdang, empat rumah dirusak
PERISTIWA | 27 September 2018 15:23 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Bentrok antarkelompok warga kembali terjadi di lahan garapan Jalan Selambo, Desa Amplas, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumut, Kamis (27/9) siang. Tidak ada korban jiwa. Namun empat unit rumah dirusak dalam peristiwa ini.

Bentrokan diduga dipicu pergantian pimpinan Kelompok Tani Pembaruan. Ketua yang lama, Patar Munte, tidak senang jabatannya digantikan Jampi Simamora. Akibatnya, dua kelompok terlibat bentrok. Mereka baku hantam dan saling serang menggunakan senjata tajam dan benda lainnya.

"Dalam bentrokan itu, ada kelompok yang menyerang dan merusak 4 unit rumah warga. Tidak ada rumah yang dibakar, tapi ada barang-barang di bak mobil pikap di depan salah satu rumah yang dibakar," kata Kompol Faidil Zikri, Kapolsek Percut Sei Tuan.

Personel dari Polsek Percut Sei Tuan, Polsek Patumbak dibantu tim dari Satuan Sabhara Polrestabes Medan langsung turun ke lokasi dan bertindak. Sebanyak 12 orang dari kedua belah pihak diamankan.

"Mereka kita amankan ke Polrestabes Medan untuk penyelidikan lebih lanjut. Turut kita amankan samurai dan tombak," sebut Faidil.

Lahan garapan di kawasan Selambo memang kerap menjadi arena pertarungan. Bentrokan berulang terjadi di lahan eks HGU PTPN2 ini, dipicu perebutan kekuasaan dan penguasaan lahan. Beberapa menyebabkan korban luka, bahkan ada yang memicu pembunuhan. (mdk/noe)

Baca juga:
Polisi kantongi nama pelaku bentrokan antara FBR & PP
FBR dan PP bentrok karena termakan hoaks di medsos
Polisi buru 4 penganiaya warga Cipulir saat bentrok FBR vs PP pecah
Bentrok FBR versus PP diduga dipicu rebutan lahan parkir
Polisi mulai bergerak ciduk pelaku bentrok FBR vs PP
Balas dendam, motif bentrokan FBR vs PP di Tangerang hingga Gandaria

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami