Dua Orang Tewas Ditabrak Mobil, Polisi Godok Jalur Skuter Listrik

PERISTIWA | 13 November 2019 23:02 Reporter : Tri Yuniwati Lestari

Merdeka.com - Dua pengemudi skuter listrik di sekitaran jalan Gelora Bung Karno (GBK) tewas ditabrak mobil. Kepolisian pun akan menindaklanjuti mengenai jalur yang boleh dan tidak boleh dilewati oleh skuter listrik.

"Makanya kami godok terus ini ya, otopet listrik ini mudah-mudahan segera ada solusinya, minimal ada daerah mana yang boleh dilewati," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (13/11).

Fahri mengatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan apakah skuter listrik ini dikategorikan sebagai sepeda motor atau tidak.

"Kita masih membahas soal kendaraan bermotor listrik. Kita juga nanti akan berkoordinasi dengan Pemprov masalah operasionalisasinya otopet listrik ini. Karena tentunya kita melihat otopet listrik ini sudah banyak dipakai di jalan raya," kata Fahri.

1 dari 1 halaman

Perlu Jalur Aman

Fahri menginginkan adanya pengaturan jalur-jalur yang rawan digunakan oleh pengendara skuter listrik. Serta juga mengategorikan skuter listrik sebagai kelompok yang rentan dan perlu adanya jalur aman dilalui.

"Misalkan kalau pejalan kaki ada fasilitas pejalan kaki trotoar, kalau pesepeda disiapkan jalur sebelah kiri biasanya dikasih marka sepeda. Jadi memang karena itu vurnerable, memang dilindungi. Jadinya saya rasa otopet listrik ini harus dikategorikan sebagai vulnerable atau kelompok yang rentan," pungkasnya. (mdk/eko)

Baca juga:
Sebelum Tabrak Penyewa Grabwheels, Sopir Toyota Camry Konsumsi Minuman Beralkohol
Polisi Tetapkan Tersangka Penabrak Penyewa Grabwheels Hingga Tewas di Sudirman
Beredar Kisah Penyewa Grabwheels Tewas Jadi Korban Tabrak Lari di Sudirman
Marak Turis Kecelakaan di Bali, Dinas Pariwisata Imbau Pakai Pemandu Wisata
Kecelakaan di KM 97 Cipularang Tewaskan 1 Orang, Sopir Bus Diduga Ngantuk
Innova Terguling di Karo, Bocah 9 Tahun Tewas