Dua Pasien Positif Covid-19 di Kalimantan Timur Dinyatakan Sembuh

Dua Pasien Positif Covid-19 di Kalimantan Timur Dinyatakan Sembuh
PERISTIWA | 5 April 2020 05:02 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Dua pasien positif virus Corona (Covid-19) di Kalimantan Timur, hari ini dinyatakan sembuh, setelah 2 kali hasil spesimen laboratorium terkonfirmasi negatif. Keseluruhan, kasus positif di Kalimantan Timur, menjadi 24 kasus setelah penambahan 2 kasus baru.

"Hari ini, 2 pasien Covid-19 sembuh, di tengah keterbatasan yang kita alami," kata Plt Kadinkes Kalimantan Timur Andi M Ishak, saat menggelar video conference bersama media di Samarinda, Sabtu (4/4).

Ishak mengatakan, pasien pertama sembuh, adalah pasien perempuan usia 36 tahun, yang dirawat di RSUD AM Parikesit, Tenggarong, Kutai Kartanegara. Dia dinyatakan terkonfirmasi positif sejak 20 Maret 2020.

"Pasien ini masuk klaster KPU. Hasil pemeriksaan swab lanjutan 30 Maret dan 2 April, hasilnya negatif. Tidak ada lagi gejala, dan dokter nyatakan sembuh," ujar Ishak.

Sementara, pasien kedua di Bontang seorang perempuan usia 24 tahun, terhubung dengan pasien yang sembuh di Kutai Kartanegara. Sebelumnya, dinyatakan positif 23 Maret. Dua kali hasil lab lanjutan, hasilnya negatif dan dinyatakan sembuh.

"Kedua pasien sembuh ini, sudah kita laporkan ke Kemenkes. Ini membuktikan, di Kalimantan Timur, bisa menyembuhkan pasien Covid-19," tambah Ishak.

Namun demikian, di Kaltim hari ini, terjadi penambahan 2 pasien positif. Pertama, seorang warga Samarinda laki-laki usia 60 tahun. "Pasien ini masuk klaster Gowa Sulsel. Dari muncul keluhan 27 Maret hingga diisolasi di RSUD AW Syachranie Samarinda," sebut Ishak.

"Tambahan pasien positif Covid-19 berikutnya, di Kutai Timur, laki-laki 43 tahun. Dia pelaku perjalanan dari India, Singapura dan Jakarta. Tanggal 27 Maret masuk perawatan RSUD Kudungga di Sangatta Kutai Timur, dan hari ini dinyatakan positif," jelas Ishak.

Dalam kesempatan itu, Ishak juga menyampaikan di Kalimantan Timur per hari ini, orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 2.561 orang. Untuk penambahan pasien dalam pengawasan (PDP) total bertambah 5 kasus menjadi 218 kasus. Di mana, total positif 24 kasus, dan 63 orang masih menunggu hasil laboratorium. (mdk/gil)

Baca juga:
India Kerahkan Drone untuk Awasi Aktivitas Warga
Kemenkes: PSBB Bukan Karantina, Warga Masih Bisa Berkegiatan
Melawan Corona dengan Olahraga
Wanita Pemudik di Solo Marah-Marah saat Akan Didata Satgas Covid-19
Dua Daerah Dikabarkan Sudah Ajukan PSBB, Jakarta dan Fakfak

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami