Dua Pekerja Tambang di Samarinda Tertimbun Tanah Bersama Alat Berat

PERISTIWA | 1 Juli 2019 14:02 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Dua pekerja perusahaan tambang batubara di kawasan Makroman, Samarinda Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur, tertimbun tanah longsor bersama alat beratnya. Sampai siang ini, kedua korban masih dalam pencarian.

Keterangan diperoleh merdeka.com, peristiwa itu terjadi Minggu (30/6) dini hari kemarin, sekira pukul 02.40 WITA. Dua korban yang dikabarkan sebagai operator alat berat, Ferdinan (29) dan Naorman (55), sedang melakukan pekerjaan di lokasi.

Diduga akibat kondisi tanah tebing di atasnya labil, mengalami longsor dan menimbun kedua operator bersama alat berat ekskavatornya. Tim Emergency Response Team (ERT) perusahaan, yang melakukan pencarian, belum berbuah hasil.

Satu orang rekan dari Ferdinan dan Naorman, Fungki (27), selamat dari insiden maut itu. Polisi bergegas ke lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan Fungki.

"Kejadian itu benar. Dari kemarin, tim Reskrim Polres dan Polsek, sudah bergerak ke lokasi," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto, ditemui merdeka.com di kantornya, Senin (1/7).

Selain itu juga, lanjut Vendra, kepolisian juga membantu upaya pencarian korban. "Ada 2 korban, dan korban tertimbun cukup dalam ya. Sehingga memang perlu alat berat untuk pertolongan pertama," ujar Vendra.

"Iya, tertimbun bersama alat beratnya sekitar jam 3 pagi. Kalau dari laporan awal kami terima, sedang tidak ada pekerjaan sebelum kejadian," tambah Vendra.

Kepolisian sendiri, menurut Vendra, sudah mengindentifikasi nama perusahaan, yang mempekerjakan kedua pekerja itu. "Saksi sementara 1 orang pekerja yang selamat. Sampai sekarang, keduanya masih dicari tim SAR gabungan," demikian Vendra.

Baca juga:
4 Penambang Bijih Timah Tertimbun Longsor Tanah di Bangka Belitung, 1 Meninggal Dunia
BPBD Data 32 Titik Longsor dan Pohon Tumbang di Ambon
Hujan Lebat Akibatkan Longsor dan Hambat Arus Balik Bone-Sidrap
BNPB Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor di Jalur Mudik Sumatera
BPBD Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Pergerakan Tanah di Lebak
Melihat Suasana Ramadan di Tenda Pengungsian Korban Bencana Pergerakan Tanah Lebak

(mdk/ded)

TOPIK TERKAIT
BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com