Dua Pembina Pramuka SMP Negeri 1 Turi Jadi Tersangka, Total 3 Orang

Dua Pembina Pramuka SMP Negeri 1 Turi Jadi Tersangka, Total 3 Orang
PERISTIWA | 24 Februari 2020 22:01 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Terkait insiden kegiatan Pramuka yang dikemas dengan kegiatan susur Sungai Sempor yang berujung meninggalnya 10 siswi SMP Negeri 1 Turi, Polda DIY terus melakukan penyidikan. Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto menerangkan dari penyidikan pihaknya menetapkan dua tersangka baru.

Dua tersangka ini merupakan pembina Pramuka di SMP Negeri 1 Turi. "Hari ini kita menaikkan status dua orang saksi menjadi tersangka. Dua tersangka adalah pembina Pramuka di SMP Negeri 1 Turi. Dua tersangka berinisial DDS dan R," ujar Yuliyanto di Mapolda DIY, Senin (24/2) malam.

Mulai tadi siang sudah dilakukan penahanan kepada para tersangka. Total sampai saat ini, sudah tiga orang dilakukan penahanan.

"Statusnya semua tersangka. Ketiganya dijerat Pasal 359 KUHP dan 360 KUHP," imbuh Yuliyanto.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Polda DIY telah menetapkan satu orang tersangka berinisial IYA. IYA sendiri adalah pembina Pramuka yang juga guru olahraga di SMP Negeri 1 Turi. (mdk/eko)

Baca juga:
Kisah Heroik Kodir, Pemancing yang Selamatkan Puluhan Siswa Tragedi Susur Sungai Turi
Tewaskan 10 Siswa, Ini 5 Fakta Kegiatan Susur Sungai Pramuka SMP di Turi Sleman
Tragedi Susur Sungai Sempor, Enam Pelajar Alami Gejala Gangguan Psikis
Susur Sungai Tewaskan 10 Siswa, Polda DIY Tahan Satu Guru SMP Negeri 1 Turi
Kronologi Lengkap Malapetaka Susur Sungai Tewaskan 10 Orang
2 Siswa SMP Negeri 1 Turi Ditemukan Tewas, Total Korban 10 Orang
8 Korban Tewas SMP Negeri 1 Turi Wanita, Diduga Sulit Gerak Pakai Rok Panjang

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami