Dua Pendaki Gunung Lawu Alami Hipotermia

Dua Pendaki Gunung Lawu Alami Hipotermia
2 Pendaki Gunung Lawu Alami Hipotermia. ©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo
NEWS | 8 November 2021 12:17 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Dua orang pendaki Gunung Lawu dikabarkan mengalami hipotermia (penurunan suhu tubuh secara drastis akibat cuaca dingin) saat perjalanan turun dari puncak. Kedua pendaki adalah Sismi Khafah (16) asal Jakarta dan Adit (23) warga Kabupaten Sukoharjo.

Beruntung tim SAR berhasil memberikan pertolongan cepat, sehingga keduanya bisa diselamatkan. Diketahui kedua pendaki naik dari jalur pendakian Cemoro Kandang di Kabupaten Karanganyar.

“Mereka naik melalui Cemoro Kandang pada hari Sabtu (6/11) dan turun pada hari Minggu (7/11) sore,” ujar Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto, Senin (8/11).

Menurut dia, keduanya mengalami hipotermia di pos 3 sejak Minggu malam. Kemudian pada pukul 09.15 WIB hari ini, berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dalam keadaan selamat.

“Pendaki 1 rombongan tersebut naik dari base camp Cemoro Kandang dan bermalam di puncak. Kemudian Minggu (07/11) sore , rombongan pendaki tersebut hendak turun. Sampai di pos 3 dua orang mengalami hipotermia. Mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan dan membutuhkan pertolongan pertama,” katanya.

2 dari 2 halaman

Kejadian tersebut, lanjut dia, diketahui base camp Cemoro Kandang sekitar pukul 22.40 WIB . Upaya evakuasi tim SAR gabungan dari titik base camp Cemoro Kandang menuju pos 3 membutuhkan waktu sekitar 4 jam

"Tim SAR gabungan sampai ke pos 3 kurang lebih pukul 03.00 dini hari. Ketinggian pos 3 kurang lebih 2250 MPDL. Tim SAR gabungan mengevakuasi dengan cara menggendong,” terangnya.

Kemudian pukul 09.15 WIB tim SAR gabungan sampai di base camp Cemoro Kandang dilanjutkan dengan penanganan pertolongan pertama pada survivor.

"Setelah berhasil mengevakuasi operasi SAR dinyatakan selesai, dan tim yang terlibat kembali kesatuannya masing- masing" pungkas dia. (mdk/fik)

Baca juga:
Usai Penurunan Level PPKM, Gunung Prau Kembali Ramai Dikunjungi Pendaki
Salah Jalur, 5 Pendaki Sempat Tersesat di Gunung Timau Kupang
Warga Mengeluh Pendaki Buang Celana Dalam dan Bra di Gunung Sangga Buana
BPBD Bangli Imbau Pendaki Tak Naik ke Gunung Abang
Altimeter adalah Alat Pengukur Ketinggian dari Permukaan, Begini Cara Kerjanya
Cidera saat Turun Gunung Catur Pura Pucak Mangu, Seorang Pendaki Ditandu

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami