Dua Sanksi Ini akan Diberikan kepada Pendatang di Tangsel yang Tak Kantongi SIKM

Dua Sanksi Ini akan Diberikan kepada Pendatang di Tangsel yang Tak Kantongi SIKM
PERISTIWA | 3 Juni 2020 06:32 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan, berharap penuh kepada pengurus lingkungan RT dan RW, dalam memantau warga pendatang baru ke Tangerang Selatan, pasca-lebaran tahun ini.

Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah, Mohammad Ervin Ardani mengatakan langkah preventif penularan Covid-19 perlu dilakukan meski pergerakan warga pendatang ke Tangsel sebenarnya tidak signifikan.

"Ada pemeriksaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM), diserahkan kepada Satuan Gugus Tugas RT/RW masing-masing wilayah," kata Ervin, Selasa (2/6).

Menurutnya, setiap Gugus Tugas Covid-19 di tingkat RT dan RW dapat memeriksa SIKM warga pendatang. Hal tersebut sesuai ketentuan yang diatur dalam Pasal 26 Peraturan Wali kota tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Tahap Ketiga.

Akan tetapi, bagi warga pendatang yang sudah terlanjur masuk wilayah Kota Tangsel, tapi tidak mengantongi SIKM wajib melakukan karantina mandiri.

"Sanksinya ada dua hal, dikarantina atau dikembalikan ke daerah asal," terangnya.

Untuk itu, dia berharap peran serta pengurus RT dan RW untuk aktif memantau dan mengecek kondisi warga di lingkungannya.

"Memang selama inikan, RT/RW sudah terbiasa melakukan pendataan warga," kata dia. (mdk/ray)

Baca juga:
Bank Dunia Kritik Pemberian Insentif Pajak RI di Tengah Pandemi
Toko Ditutup, Pedagang Pasar Pagi Asemka Nekat Jualan di Pinggir Jalan
Suasana Pasar Cileungsi Pasca Penutupan Sementara
Kota Tua Bersiap Menyambut New Normal
Masjid Dibuka Kembali, JK Pesan Penerapan Protokol Kesehatan Ketat

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami