Dukung Kapolri, PPP Nilai Polisi Tak Patut Pamer Hidup Mewah

PERISTIWA | 18 November 2019 12:00 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Idham Azis melarang anggotanya pamer kemewahan. Menurut Arsul, aparat sipil negara, termasuk anggota Polri tidak patut untuk memamerkan kemewahan.

"PPP apresiasi perintah Kapolri tersebut. Sesungguhnya gaya hidup mewah itu memang tidak patut dipamerkan oleh aparatur negara manapun baik sipil, Polri maupun TNI," ujar Arsul melalui pesan singkat, Senin (18/11).

Arsul mengatakan, kalau ada aparatur negara yang memamerkan hidup mewah, apalagi melalui media sosial, publik pasti mempertanyakan asal kekayaan tersebut.

"Karena begitu ada aparatur negara yang hidupnya mewah bahkan dipamerkan via medsos maka pertanyaan masyarakat yang pertama adalah dari mana ia memperoleh kemewahan itu. Bisa jadi yang bersangkutan dari keluarga berada atau keluarganya punya usaha, tapi ini tetap tidak pas," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Kampanye Gaya Hidup Sederhana

Arsul menilai, gaya hidup sederhana memang harus dikampanyekan oleh semua kalangan.

"Secara keseluruhan gaya hidup sewajarnya ini memang sudah seharusnya kita kampanyekan untuk semua kalangan," kata dia.

Diberitakan, Mabes Polri menerbitkan Surat Telegram Nomor : ST/30/XI/HUM.3.4./2019/DIVPROPAM tertanggal 15 November 2019 yang berisi peraturan disiplin anggota Polri, kode etik profesi Polri dan kepemilikan barang mewah oleh pegawai negeri di Polri. Surat telegram itu ditandatangani oleh Kadivpropam Polri Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

"Ya benar," kata Irjen Listyo Sigit saat dikonfirmasi, Minggu (17/11).

Surat telegram itu menyebut bahwa Polri meminta jajarannya untuk bersikap sederhana sejalan dengan cita-cita mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih. (mdk/rnd)

Baca juga:
Kapolri Instruksikan Anggota Tak Pamer Gaya Hidup Mewah
Polri Terbitkan Aturan Terkait Kepemilikan Barang Tergolong Mewah
Tangani Kejahatan Siber dan Hoaks, Polri Dinilai Perlu Bentuk Badan Khusus
Kebijakan Kapolri Idham Azis Copot Kapolres yang Minta Proyek Harus Dikawal
Polisi Sebut 1 dari 4 Terduga Teroris di Banten Karyawan BUMN

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.