e-KTP distop, ribuan warga Semarang tak punya kartu penduduk

PERISTIWA | 26 November 2014 15:43 Reporter : Fariz Fardianto

Merdeka.com - Ribuan warga Kota Semarang, Jawa Tengah, terancam tidak memiliki kartu tanpa penduduk (KTP) seiring penghentian proyek pembuatan e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga Januari 2015 mendatang. Seperti diketahui, Mendagri Tjahjo Kumolo memastikan pelaksanaan proyek e-KTP secara nasional dihentikan sementara.

Penghentian tersebut untuk mengevaluasi ulang proyek tersebut lantaran terindikasi adanya penyimpangan. Tjahjo mengatakan evaluasi tersebut dijalankan untuk mengetahui di mana letak permasalahan utamanya. Tetapi dia berjanji tidak akan melakukan intervensi terhadap proyek ini yang sudah masuk ke ranah hukum.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Semarang, Mardiyanto, mengatakan, penghentian e-KTP oleh pemerintah pusat bakal mengganggu aktivitas pelayanan kependudukan bagi warga Semarang.

"Sebab, ada 130.000 warga atau 11 persen dari total kuota e-KTP di Semarang mencapai 1.205.691 yang saat ini sedang menunggu pembuatan kartu elektronik. Bila prosesnya dihentikan, ya layanan administrasi kependudukannya bisa terganggu," kata Mardiyanto, saat dihubungi merdeka.com, di Semarang Jawa Tengah, Rabu (26/11).

Lebih lanjut, Mardiyanto menguraikan, dari jumlah calon penerima e-KTP sebanyak itu, mayoritas berasal dari kalangan remaja berusia 17 tahun. Sementara sisanya penerima kartu lama yang akan memperbarui identitas baru.

"Ini artinya, apabila e-KTP dihentikan sampai tahun depan maka mereka tidak bisa memiliki kartu identitas kependudukan untuk sementara waktu," terang Mardiyanto.

Selain itu, tahap migrasi pendataan surat akta kelahiran, dokumen kematian dan kartu keluarga (KK) menuju satu kartu elektronik akan tersendat. Hal ini tentunya akan membuat banyak warga berharap bisa segera memiliki e-KTP.

Kendati demikian, pihaknya kini tengah berusaha mengebut proses rekam data e-KTP di tiap kelurahan. Mardiyanto menegaskan, proses rekam data akan dikerjakan sampai tuntas sembari menunggu instruksi Kemendagri berkaitan dengan lanjutan program e-KTP.

"Jadi sampai sekarang masih tetap dikerjakan. Hanya saja, tahap pencetakan kartunya ditunda dulu. Tapi setiap warga tetap diimbau untuk melakukan rekam data e-KTP karena databasenya nanti dipakai juga untuk Kartu Indonesia Sehat, Kartu Semarang Sehat dan program warga miskin lainnya," ucap Mardiyanto.

Baca juga:

Kapolri sebut pemalsuan e-KTP belum terbukti

e-KTP dihentikan, Ahok cetak KTP model lama

Pukulan telak Fadli Zon untuk Mendagri soal e-KTP

Sebanyak 3,6 juta penduduk Jateng belum punya e-KTP

Fadli Zon: Saya lihat sendiri server e-KTP ada di Kalibata

Sebut server e-KTP di luar negeri, Mendagri dipanggil Komisi II

(mdk/hhw)

TOPIK TERKAIT