Eko Patrio: Anggaran Hambalang awalnya buat SEA Games

PERISTIWA | 12 Februari 2013 16:59 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo

Merdeka.com - Anggota Komisi X DPR Fraksi Partai Amanat Nasional, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio, mengaku awalnya anggaran pembangunan proyek Hambalang buat SEA Games. Dia mengaku tidak tahu soal penambahan anggaran proyek Hambalang dari awalnya Rp 125 miliar, lalu naik bertahap sampai Rp 2,5 triliun.

"Sepengetahuan saya di awal adalah anggaran yang Rp 125 miliar, Rp 150 miliar, dan Rp 400 miliar itu untuk Pekan Olahraga Nasional, SEA Games, Asian games dan program lain, bukan Hambalang," kata Eko usai menjalani pemeriksaan tiga jam di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (12/2).

Suami Fiona Rosalina itu beralasan, ketimbang membangun Pusat Pendidikan dan Pelatihan serta Sekolah Olahraga Nasional (P3SON), masih bisa menggunakan sarana olahraga yang ada. Menurut dia, kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, stadion Gedebage di Jawa Barat, dan Sekolah Olahraga Ragunan masih bisa dimanfaatkan.

Atas alasan itu, Eko pun menolak pencairan anggaran Hambalang. Dia mengklaim menjadi salah satu penggerak pembentukan Panitia Kerja Hambalang di Komisi X.

Sampai saat ini, KPK sudah menetapkan dua tersangka dalam perkara dugaan korupsi Hambalang. Mereka adalah mantan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kementerian Pemuda dan Olahraga, yang juga Pejabat Pembuat Komitmen dalam proyek itu, Deddy Kusdinar. Serta mantan Menteri Pemuda dan Olahraga serta bekas Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat, Andi Alfian Mallarangeng. (mdk/has)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.