Eks Menhan Kecewa dengan Nadiem: Anak Sekarang Tak Paham Wawasan Kebangsaan

Eks Menhan Kecewa dengan Nadiem: Anak Sekarang Tak Paham Wawasan Kebangsaan
Ryamizard Ryacudu Kecewa dengan Nadiem. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 10 November 2021 14:00 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Mantan Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu kecewa dengan kinerja Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim. Sebab, ia prihatin dengan kondisi wawasan kebangsaan anak saat ini. Menurutnya, moral dan wawasan anak bangsa sudah hilang di kalangan milenial.

"Saya juga kecewa itu kepada Mendikbud, karena kenapa? Kalau menurut saya, itu kalau menjadikan anak itu hebat, artinya dia bermoral dan kebangsaan itu mulai dari kelas 1 SD," ujarnya dalam dialog kebangsaan bela negara secara virtual, Rabu (10/11).

"Mungkin bapak-bapak dulu saya juga begitu, sekarang ini memang harus minelial, kalau enggak milenial ya ketinggalan zaman, tapi harus bergandeng dengan wawasan kebangsaan, dia mengerti bangsa ini, dia mengerti pahlawan pahlawannya, dia mengerti betapa sulit mengorbankan nyawa raga," tuturnya.

Selain itu, anak-anak harus mengerti nilai-nilai agama. Dia berujar, anak-anak sekarang tidak mengerti agama dan hanya mengikuti kemajuan zaman.

"Dan juga dia harus mengerti agamanya, ajaran ajaran agama, sehingga dia tidak keluar ke mana-mana, tetap berpegang kepada itu, sekarang cuma minelial saja dia tidak mengerti agama, kan banyak rusak moral," ujarnya.

Ryamizard bercerita tiga tahun lalu ada acara cerdas cermat di sebuah televisi. Pertanyaannya adalah di mana letak candi Borobudur. Namun, anak tersebut malah memilih jawaban candi Borobudur tidak berada di Indonesia.

"Enggak ada yang milih Indonesia, nah bagaimana dia mencintai bangsa, orang luar negeri pada kagum dengan Borobudur, ini enggak tahu di tanya Borobudur, ini salah satu pak ketidakadaaan wawasan kebangsaan, budi pekerti," pungkasnya. (mdk/ray)

Baca juga:
PDIP: Permendikbud Ristek 30/2021 Bentuk Pencegahan Dini Kekerasan Seksual di Kampus
Komisi X Sebut Nadiem Pertimbangkan Partisipasi Publik Dalam Membuat Kebijakan
Kemenag Segera Terbitkan Surat Edaran Dukung Pencegahan Kekerasan Seksual
Ini Permendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021 yang Dianggap Legalkan Zina di Kampus
DPR Usul Nadiem Revisi Permendikbud 30/2021 Soal Definisi Kekerasan Seksual

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami