Ekspresikan Kekesalan, Mahasiswa Tangsel Jemur Pakaian di Kabel Semrawut

PERISTIWA | 15 Juli 2019 21:35 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Kabel listrik dan telepon yang semrawut hingga menjuntai ke tanah, membuat warga sekitar Pamulang jengkel. Laporan dan aduan masyarakat atas semrawutnya kabel tersebut juga seolah tidak dihiraukan.

Warga yang kesal akhirnya menggunakan kabel jaringan tersebut untuk menjemur pakaian. Ini hanya aksi simbolik agar pemilik kabel memerhatikan keresahan warga.

"Ini bentuk keprihatinan kita atas tindakan masa bodoh pemilik kabel. Sehingga mengganggu keamanan dan ketertiban umum," ucap Jupri, mahasiswa Universitas Pamulang, Senin (15/7).

Dia menuturkan, wilayah Kota Tangerang Selatan khususnya di Kecamatan Pamulang, disesaki dengan kabel-kabel kendor yang membahayakan warga.

"Selain di sini (Bundaran Pamulang) ada juga di Perempatan Viktor, engga kalah ruwet. Memang kalau tidak diperbaiki artinya memang sudah tidak terpakai. Maka kami manfaatkan untuk jemur pakaian," ucapnya.

Dia bahkan meminta Pemerintah Kota Tangerang Selatan ikut bertanggungjawab atas kesemrawutan kondisi kabel-kabel di jalan Protokol di Tangsel.

"Pemerintah daerah juga lemah, masalah seperti ini saja tidak bisa di komunikasikan. Tidak bisa meminta pemilik kabel merapikan," ucap dia.

Baca juga:
Kabel Semrawut Hiasi Kawasan Mangga Dua
Kabel Semrawut Ancam Keselamatan Pejalan Kaki di JPO Depok
Kabel menjuntai di Jalan H Agus Salim bahayakan pengendara
Maling di Samarinda embat 800 meter kabel Telkom buat dijual ke Pulau Jawa
Gorong-gorong Margonda isi kabel semrawut dan tumpukan sampah
Insiden berulang kulit kabel dan upaya menata jaringan optik di Ibu Kota

(mdk/noe)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com