Elpiji 12 kilogram meledak, sekeluarga di Samarinda alami luka bakar

Elpiji 12 kilogram meledak, sekeluarga di Samarinda alami luka bakar
Elpiji 12 kilogram meledak di Samarinda. ©2018 Merdeka.com/Nur Aditya
PERISTIWA | 25 Februari 2018 15:25 Reporter : Nur Aditya

Merdeka.com - Empat orang sekeluarga di Jalan Teratai RT 38 Kelurahan Lok Bahu, Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur, dilarikan ke rumah sakit, pascaledakan elpiji 12 kilogram. Dua di antaranya anak perempuan.

Pantauan merdeka.com, rumah bangsal yang ditempati sekeluarga itu porak poranda mulai di bagian dapur, kamar tidur hingga ruang tamu. Plafon roboh dan dinding beton retak. Perabot seisi rumah sebagian terbakar dan terlihat juga peralatan dapur masih berada di atas kompor gas.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 06.00 Wita. Tidak banyak yang tahu persis peristiwa itu. Namun, keterangan diperoleh dari tetangga, sebelum kejadian itu salah satu korban sedang memasak di dapur.

elpiji 12 kilogram meledak di samarinda

"Sepertinya lagi masak di dapur, mungkin gas bocor, langsung meledak. Ada 4 orang di dalam rumah," kata tetangga korban, Susi (32), kepada merdeka.com di lokasi kejadian, Minggu (25/2).

Empat orang terdiri dari Mahyuni (42) dan istrinya Murkiyah (30), dan 2 anak perempuannya Mustanniah (8) dan Nadia Zahra (1), dilarikan ke RS Dirgahayu.

"Tadi ada polisi ke sini. Tabung gas dari dalam rumah, dibawa polisi. Sekeluarga luka bakar," ujar Susi.

Merdeka.com mengecek lebih lanjut ke RS Dirgahayu Jalan Gunung Merbabu. Diketahui, 2 korban di antaranya, Murkiyah dan Nadia, dirujuk ke RSUD AW Sjahranie Jalan Palang Merah, Samarinda.

"Karena luka bakarnya parah. Dua lagi dirawat di sini," kata seorang petugas jaga di RS Dirgahayu.

elpiji 12 kilogram meledak di samarinda

Terpisah, Humas RSUD AW Sjahranie dr Fabian Satrio membenarkan 2 pasien rujukan mengalami luka bakar. "Lukanya cukup luas sekitar 72 persen. Korban anak N (Nadia Zahra), ditangani spesialis bedah dan spesialis anak, di ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit)," kata Satrio.

"Sementara untuk nyonya M (Murkiyah) di IGD juga luka bakar 72 persen. Keduanya ini luka bakar cukup berat hampir seluruh tubuh. Utamanya kita jaga kondisinya supaya tidak turun ya," sambungnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsekta Sungai Kunjang Kompol Apri Fajar Hermanto membenarkan, 4 korban sekeluarga, jadi korban ledakan elpiji 12 kg. "Tabung gas kita amankan jadi barang bukti. Sebabnya masih kita selidiki ya," ucap Apri singkat. (mdk/lia)


Tabung elpiji 3 kg meledak dan lukai 4 orang, pemilik rumah malah diam sambil merokok
Ledakan di Perumahan Wates Mojokerto akibat kebocoran gas elpiji
Ledakan di Perumahan Wates Mojokerto, polisi tak temukan bahan peledak
Ledakan terjadi di perumahan Wates Mojokerto, dua rumah rusak
Ledakan di Lampung diduga dari bahan peledak, polisi periksa 4 saksi
Tidak punya uang, korban ledakan tabung gas terpaksa dirawat di rumah
Wadah baja diganti kaca, penyebab ledakan di laboratorium Unsyiah

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami