Empat jenazah terduga teroris kembali dimakamkan di komplek Mr X Sidoarjo

PERISTIWA | 21 Mei 2018 15:13 Reporter : Nanang Ichwan

Merdeka.com - Empat jenazah terduga teroris kembali dimakamkan di komplek pemakaman Mr X di jalan raya Magersari, Kelurahan Pucang, Sidoarjo, Senin (21/5) siang. Tiga diantaranya merupakan terduga teroris yang ditembak mati di Sidoarjo.

Pantauan lokasi, empat jenazah tiba di lahan pemakaman milik Pemkab Sidoarjo, sekitar pukul 13.40 Wib. Satu persatu peti mati berisi jenazah itu langsung dibawa turun dari mobil ambulans menuju liang lahat.

Petugas penggali kubur membawa jenazah Hari Sudarwanto, terduga teroris yang ditembak mati di Perum Auri, Kelurahan Lemah Putro, Sidoarjo, pada Rabu (16/5) untuk segera dikebumikan di satu liang lahat yang sudah disiapkan.

Kemudian, petugas membawa jenazah tiga lainnya yaitu teruga teroris yang ditembak di Manukan, Dedy Sulistiantono. Kemudian, Ilham Fauzan, pelaku terduga teroris yang juga ditembak mati dari penangkapan di rumah kontrakan Urangagung, Sidoarjo.

Terakhir jenazah Budi Satrio, terduga teroris yang ditembak mati di Perum Puri Maharani, Desa Masangan Wetan, Sukodono, Sidoarjo. Ketiga jenazah itu dikebumikan dalam satu liang lahat.

"Kalau yang satu jenazahnya Heri tadi dikebumikan dalam liang lahat sendiri, sedangkan yang tiga jenazah ini dimakamkan dalam satu liang lahat," ucap Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Rehabilitasi Dinsos Sidoarjo Wijono, usia pemakaman, Senin (21/5).

Menurut rencana, ada tujuh jenazah yang akan disemayamkan di komplek pemakaman itu. "Ini tadi sudah kami siapkan untuk tujuh jenazah, info awalnya kami diperintahkan untuk tujuh jenazah, ya kami siapkan segitu," ungkap dia.

Meski begitu, Wijono mengaku hanya ada empat jenazah yang dikebumikan. "Enggak tahu lagi kalau nanti ada tambahan tiga lagi. Lha itu liang lahatnya masih ada untuk tiga jenazah," ungkap dia.

Dengan tambahan empat jenazah, maka total ada 14 jenazah terduga teroris dari Sidoarjo dan Surabaya yang dikebumikan di komplek pemakaman Mr X bersebelahan dengan Kantor Dinas Kesehatan Sidoarjo itu. (mdk/noe)


Menkominfo: Hati-hati dengan rekam jejak digital
Densus 88 tangkap terduga teroris di Tegalsari Surabaya
Posting soal terorisme, pilot Garuda Indonesia langsung digrounded
Deretan teror bom era Soeharto, targetnya Masjid Istiqlal & Borobudur
Ditolak di kampung halaman, tujuh jenazah bomber Surabaya dimakam di Sidoarjo

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.