Enam Kecamatan di Bireuen Dilanda Banjir

PERISTIWA | 14 November 2019 17:15 Reporter : Afif

Merdeka.com - Banjir luapan Kabupaten telah merendam 10 gampong dari enam kecamatan Kamis (14/11) pukul 07.00 WIB. Adapun dampak yang terjadi hingga sekarang petugas masih terus melakukan pendataan.

"Kejadian ini diakibatkan oleh hujan dengan intensitas tinggi selama 6 jam yang melanda wilayah Bireuen," kata Staf Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Henny Nurmayani, di Banda Aceh, Kamis (14/11).

Adapun data sementara untuk wilayah-wilayah yang terkena dampak banjir luapan adalah Kecamatan Kota Juang Gampong Pulo Ara, Kecamatan Peudada, Gampong Pulo Ara, Pulo Lawang, Karing dan Alue Sijuk.

Kecamatan Jeumpa berdampak di Gampong Abeuk Usong, Tepok Tunong, Pulo Lawang. Lalu Kecamatan Pandrah Gampong Uteun Kruet. Kecamatan Jeunieb, Gampong Kupula dan Kecamatan Peulimbang Gampong Matang Kulee.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk pengungsi juga masih dalam pendataan," jelasnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen hingga sekarang masih berada di lokasi. Selain untuk melakukan pendataan maupun membantu warga yang mencari tempat lebih aman akibat rumah terendam banjir.

Informasi diterima terakhir, sebutnya, air sudah mulai surut dikarenakan hujan yang sudah reda. Belum ada warga yang mengungsi, warga sibuk menyelamatkan barang-barang yang ada di rumah mereka dan akses jalan masih bisa dilewati.

Baca juga:
Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Landa Venesia
Pusat Wisata Gondola Venesia Terendam Banjir Tertinggi dalam 50 Tahun
Pembuatan Tanggul Antisipasi Banjir di Sungai Ciliwung
Perjuangan Petugas Bersihkan Sampah yang Sumbat Sungai Cikeas di Bekasi
Kurangi Potensi Banjir, Pemprov DKI Sulap Taman Jadi Kawasan Resapan Air
Persiapan Pemprov DKI Jakarta Antisipasi Potensi Banjir Tahun Ini
Puting Beliung Hingga Banjir Bandang Landa Perbatasan Aceh-Sumut

(mdk/gil)

TOPIK TERKAIT