Epidemiolog UGM: Varian Baru Covid-19 Berpotensi Muncul di Indonesia

Epidemiolog UGM: Varian Baru Covid-19 Berpotensi Muncul di Indonesia
Covid-19. ©2020 Merdeka.com
PERISTIWA | 23 Februari 2021 16:30 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Ahli Epidemiologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dr. Bayu Satria Wiratama menyebut adanya kemungkinan varian atau strain baru virus penyebab COVID-19 muncul di Indonesia.

"Kemungkinannya (varian baru, red.) sangat besar, tapi kemungkinan kita bisa mendeteksinya kurang begitu besar," kata dia di Yogyakarta, Selasa (23/2).

Menurut dia, upaya deteksi varian baru itu belum bisa dilakukan secara optimal karena kegiatan surveilans genomik SARS COV-2 di Tanah Air saat ini belum maksimal.

Kegiatan analisis secara sistematis dan terus-menerus terhadap genomik virus corona baru, menurut dia, masih kecil.

"Baru sekitar 0,03 persen dari seluruh sampel kita, masih kecil," katanya.

Ia menyampaikan potensi munculnya strain baru virus penyebab COVID-19 dari Indonesia cukup besar.

Pasalnya, kata dia, penularan COVID-19 di Indonesia masih aktif dan cukup luas di berbagai wilayah.

Penularan yang terjadi secara terus-menerus, kata Bayu, membuat potensi virus untuk bermutasi kian besar. Terlebih virus SARS COV-2 merupakan tipe virus RNA seperti virus influenza yang mudah bermutasi.

"Dampak paling serius adalah kita akan terus-menerus mengembangkan vaksin. Sebab mutasinya tidak pernah bisa secara efisien dihentikan oleh vaksin sebelumnya dan penularan akan terus berlanjut," kata dia.

Untuk menekan transmisi dan mengantisipasi munculnya varian baru virus SARS CoV-2, Bayu menekan pemerintah terus meningkatkan strategi 3T yakni testing, tracing, dan treatment.

Selain itu, masyarakat diminta mematuhi 5M seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, serta menghindari kerumunan.

"Mutasi virus ini bisa terjadi karena 3T dan 5M yang masih lemah. Walaupun mutasi terjadi sifat penularannya sama jadi tetap bisa dicegah dengan 5M," kata dia. (mdk/ded)

Baca juga:
Sebaran 9.775 Kasus Positif Covid-19 Hari Ini, Jabar Tertinggi 4.334 Orang
Update Covid-19 di RI: 1.298.608 Positif, 35.014 Meninggal dan 1.104.990 Sembuh
INDEF: Jangan Sampai Perusahaan Lakukan Pemotongan Gaji untuk Vaksin Covid-19
3.641 RT di Depok Kini Masuk Zona Hijau Covid-19
Jokowi: Jika Satu Negara Masih Terpapar, Dunia Belum Sepenuhnya Bebas dari Covid-19
Jokowi yakin PPKM Mikro Bisa Tekan Laju Penambahan Kasus Covid-19 Baru di Indonesia

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami