Evaluasi Mudik Lebaran, Jokowi Minta Rekayasa Lalu Lintas Diperbaiki

Evaluasi Mudik Lebaran, Jokowi Minta Rekayasa Lalu Lintas Diperbaiki
Presiden Joko Widodo. Akun Twitter Joko widodo ©2020 Merdeka.com
NEWS | 25 Mei 2022 09:25 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan pelaksanaan mudik Lebaran 2022 berjalan dengan lancar. Kendati begitu, dia menilai masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki agar mudik lebaran tahun depat dapat berjalan lebih baik lagi.

Salah satu yang harus diperbaiki yakni, soal manajemen rekayasa lalu lintas. Mulai dari, manajemen ganjil genap, one way, hingga contra flow di jalan tol maupun non tol.

"Terus kita perbaiki, kita sempurnakan manajemen rekayasa lalu lintas, mulai dari manajemen ganjil-genap, one way, contraflow, di jalan tol maupun di nontol sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan dan juga tersedianya rest area yang representatif dan mencukupi jumlahnya," jelas Jokowi saat memimpin rapat terbatas evaluasi mudik, sebagaimana dilihat di Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (25/5/2022).

Selain itu, dia meminta jajarannya untuk memperluas kapasitas penampuntan kendaraan menuju pelabuhan penyebrangan. Kemudian, Jokowi memerintahkan agar waktu antri kendaraan untuk naik angkutan penyeberangan dipangkas.

"Juga penambahan kapal penyeberangan dan perluasan dermaga yang pada seperti di Pelabuhan Merak, ini harus dilihat secara detail lagi," ujarnya.

Jokowi juga mengingatkan para menteri terkait unruk memperhatikan jalan non tol di jalur selatan secara lebih detail. Menurut dia, sarana prasarana, SPBU, penerangan dan rest area di jalur selatan harus disiapkan untuk mudik Lebaran 2023.

Disisi lain, dia meminta fasilitas di bandara, pelabuhan, statiun, dan terminal diperbaiki. Khususnya, fasilitas rest area serta penambahan kapasitas angkutan kereta api saat mudik.

"Kemudian juga maksimalkan pelaksanaan mudik gratis. Saya rasa kalau ini dilakukan, tahun depan kita akan lebih baik lagi," tutur Jokowi.

2 dari 2 halaman

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa pemerintah akan membangun 10 rest area di jalan tol rute Jakarta-Semarang. Dia menyebut ada 100 hektare lahan yang bisa dibangun rest area sebagai lokasi masyarakat beristirahat saat mudik.

"Tentang titik-titik rest area kami usulkan yang dari Jakarta sampai ke Semarang dulu karena kalau yang di sana tidak ada hal tertentu yang masalah. Jadi kami perhatikan pada saat kami melaju ke Semarang atau dari Semarang ke sini kelihatan sekali masih banyak tanah-tanah kosong," ungkap Budi Karya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (24/5/2022).

"Kalau itu dilakukan pembebasan pasti memberikan keuntungan bagi developer itu nanti akan menjadi satu properti yang menguntungkan secara integrated terhadap jalan tol," sambung dia.

Reporter: Lizsa Egeham

Baca juga:
Evaluasi Mudik Lebaran, Jokowi: Tidak Ada Penambahan Kasus Covid-19 yang Berarti
Kemenhub Usul Tambah 10 Rest Area dari Jakarta Hingga Semarang
Menko PMK: Kasus Covid-19 Tak Naik Signifikan Usai Mudik Lebaran 2022
Ini Penyebab Angka Kecelakaan saat Mudik Lebaran 2022 Turun Drastis
Menko PMK: Evaluasi Mudik Lebaran 2022 Hasilnya Sangat Memuaskan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami