Fadjroel minta Presiden Jokowi beri Adnan Buyung gelar pahlawan

PERISTIWA | 23 September 2015 20:41 Reporter : Faiq Hidayat

Merdeka.com - Pengacara senior Adnan Buyung Nasution meninggal dunia karena sakit komplikasi. Pegiat aktivis sosial, Fadjroel Rahman mengatakan seharusnya Presiden Joko Widodo memberikan gelar pahlawan terhadap mantan Wantimpres era Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kami meminta Jokowi berikan gelar pahlawan kepada Pak Adnan Buyung, biar besok bisa disemayamkan di Kalibata," kata Fadjroel di rumah duka di Jalan Poncol Lestari, Jakarta Selatan, Rabu (23/9).

Komisaris Utama PT Adhi Karya ini mengimbau Presiden Jokowi untuk mempertimbangkan Adnan Buyung dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata. Ketika itu, mantan Presiden RI-1 Soekarno juga pernah memberikan gelar pahlawan terhadap Sutan Sjahrir yang telah dimakamkan di Swiss, kemudian dipulangkan di TMP Kalibata.

Dia menambahkan, gelar pahlawan karena Adnan Buyung telah memperjuangkan demokrasi dan reformasi.

"Beliau memperjuangkan, siapa mengakui reformasi, siapa yang menjadi lokomotif demokrasi. Rencana itu sudah disampaikan kepada orang dekat Jokowi, yang mengajukan teman-teman pak Adnan," kata dia.

Fadjroel menilai, Adnan Buyung adalah bapak aktivis Indonesia karena memperjuangkan demokrasi dan reformasi. Seluruh aktivis juga pasti mengakui pemikiran dan tindakan terhadap perjuangan hak asasi manusia.

"Tidak akan rugi bila Adnan Buyung dimakamkan di Kalibata, cuma beberapa meter saja kok," tukas dia.

Baca juga:

Bagi Wiranto, Adnan Buyung punya prinsip bela kebenaran & keadilan

Melayat Adnan Buyung, Teten Masduki sampaikan salam duka Jokowi

Buat Rano Karno, sosok Adnan Buyung sudah seperti ayahnya

Anhar Gongong sebut Adnan Buyung tak butuh Revolusi Mental

Menteri Yuddy kenang Buyung: Jangan pernah kehilangan idealisme!

Wagub Djarot: Adnan Buyung itu pejuang demokrasi!

(mdk/bal)