Fakta di Balik Unggahan Jokowi Soal Foto Keliling dan Bertemu Pedagang Pasar Johar

PERISTIWA | 29 Januari 2020 20:06 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Saat kunjungannya ke Semarang, Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan berkeliling ke Pasar Johar Semarang dan bertemu dengan pedagang. Hal tersebut dia ungkapkan lewat akun resmi Instagram miliknya.

"Akhir tahun di kota Semarang, saya ke Pasar Johar. Berkeliling dari lantai ke lantai, bertemu pedagang dan warga, lalu beranjak ke kawasan Kota Lama," kata Jokowi dalam caption foto. Dikutip merdeka.com, Rabu (29/1).

Sementara foto yang diunggah tersebut berupa gambar kartun, dengan latar belakang bangunan mirip Pasar Johar. Terlihat banyak warga, ada Jokowi di antara kerumunan tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman menuturkan, faktanya kondisi di Pasar Johar belum ada pedagang yang menempati kios. Bahkan proses pembangunan pasar belum rampung seluruhnya.

"Jadi proses pembangunan Pasar Johar belum jadi, sama sekali pedagang belum ada yang menempati. Itu Pak Joko Widodo hanya meninjau proyek Pasar Johar, cek alun-alun, lanjut ke Kota Lama," kata Fravarta Sadman saat dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (29/1).

Fravarta menjelaskan setelah Jokowi meninjau proyek revitalisasi Pasar Johar, kemudian dilanjutkan kunjungi ke kawasan kota lama dengan didampingi sejumlah menteri; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

"Yang ada Pak Joko Widodo memang ngajak ngobrol warga pas perjalanan dari meninjau proyek Pasar Johar ke Kota Lama, soalnya beliau ke Kota Lama kan pakai sepeda ontel," jelasnya.

Terkait target penyelesaian proyek revitalisasi Pasar Johar Semarang, Fravarta mengaku belum mengetahui detail. Sekitar 800 pedagang belum jelas kapan akan menempati lapak di Pasar terkenal di Semarang itu. Usai terbakarnya Pasar Johar, para pedagang hanya menempati pasar relokasi di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah.

"Soal pedagang yang tempati pasar belum jelas deadline-nya. Kami menunggu dari Kementerian PUPR dan dari Pemkot Semarang sendiri," tutur Fravarta Sadman.

Program revitalisasi Pasar Johar yang ditangani Kementerian PUPR sudah dikerjakan sejak 2018 di bagian tengah dan utara pasar. Pasar Johar menjadi sentral perekonomian Jawa Tengah.

Pekerjaan revitalisasi Pasar Johar oleh Kementerian PUPR ini dilakukan dengan nilai kontrak kontruksi sebesar Rp146,09 miliar. (mdk/cob)

Baca juga:
Jokowi Minta Menteri PUPR Bangun Rumah Sehat, Jangan Hanya Urus Jalan dan Tol
100 Hari Periode Kedua Presiden Jokowi: Ma'ruf Amin Tak Ingin Jadi Matahari Kembar
Jokowi soal Omnibus Law: Begitu Sampai di Meja, Saya Tandatangani
Surat Undangan Jokowi untuk Paus Fransiskus Diterima Vatikan
Jokowi Sentil Emil: Percuma Kalau Pertumbuhan Ekonomi Tinggi, TBC-nya Juga
Panas Dingin Hubungan Anies dengan Pemerintahan Jokowi
Wabah Virus Corona, Jokowi Jelaskan Alasan Belum Evakuasi WNI di China

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.