Fakta-fakta mengejutkan terungkap usai koordinator pengemis diciduk

Fakta-fakta mengejutkan terungkap usai koordinator pengemis diciduk
Koordinator pengemis di Samarinda. ©2018 Merdeka.com/Saud Rosadi
PERISTIWA | 28 Maret 2018 06:38 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Satpol PP Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menggerebek rumah penampungan pengemis di Jalan KH Damanhuri, Gang Ogok, Samarinda, 26 Maret lalu. Koordinator pengemis, Jufrianto (51) diamankan.

Sejak Oktober 2017, Jufri hidup dari hasil mengemis 7 orang yang didatangkan dari Madura. Saban hari para pengemis ini diwajibkan setor uang.

"Dia ini sistem bagi hasil, di mana 75 persen untuk koordinator. Sisanya 25 persen untuk pengemis," ujar Kasi Operasional Satpol PP Kota Samarinda Teguh Setyawardhana, ditemui merdeka.com di kantornya, Jalan Cempaka, Selasa (27/3).

Petugas sempat mendapatkan perlawanan dari Jupri ketika hendak dibawa ke kantor Satpol PP Samarinda. Jupri meronta meski petugas mengantongi data dan bukti. Namun setelah ketua RT berkoordinasi dengan Babinsa, Jupri akhirnya tidak berkutik.

Berikut sejumlah fakta dalam kasus ini:

Baca Selanjutnya: Ditemukan tiket pesawat dan dua...

Halaman

(mdk/did)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami