Fakta-Fakta Pelaku Penyerangan Wiranto

PERISTIWA | 10 Oktober 2019 14:56 Reporter : Syifa Hanifah

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto tiba-tiba diserang orang tidak dikenal menggunakan senjata tajam. Penyerangan terjadi saat melakukan kunjungan ke Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten, pada Kamis (10/10).

Kejadian tersebut berlangsung sekitar Pukul 11.30 WIB. Pelaku penusukan satu orang. Namun sebelum kejadian, pelaku datang ke lokasi bersama sang istri, keduanya sudah diamankan pihak polisi. Siapakah sosok pelaku penyerangan Wiranto?

1 dari 4 halaman

Identitas Pelaku

Pelaku penusukan diketahui berinisial SA sedangkan sang istri berinisial FD. Kedua sudah diamankan pihak polisi.

"Pelaku yang diamankan dua orang. Yang perempuan berinisial FD dari Brebes, Jawa Tengah. Laki-laki inisialnya SA" kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Kamis (10/10/2019).

2 dari 4 halaman

Pelaku Diduga Terpapar ISIS

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Brigjen Dedi Prasetyo menyatakan, terduga penyerang Menko Polhukam Wiranto diduga terpapar paham radikalisme ISIS.

"Yang laki-laki diduga terpapar paham radikal ISIS, sedangkan yang perempuan didalami," ujarnya, Kamis (10/10/2019).

Saat ini, pelaku sedang diperiksa anggota Densus 88. "Ini masih didalami dan Densus 88 masih meminta keterangan para tersangka. Tersangka kondisinya tidak luka," kata Dedi.

3 dari 4 halaman

Wiranto Terluka di Bagian Depan

Menko Polhukam Wiranto luka di perut setelah diserang orang tak dikenal di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). Kapolsek Menes Kompol Dariyanto turut terluka di punggung karena berusaha menghalangi aksi penyerangan terhadap Wiranto.

"Terluka di bagian depan Pak Wiranto, kapolsek di belakang punggung," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri.

4 dari 4 halaman

TKP Penusukan Wiranto Masuk Daerah Rawan Terpapar ISIS

Dua pelaku yang diduga terpapar ISIS diamankan. Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut lokasi penusukan Wiranto daerah Pandeglang masuk dalam area rawan terpapar radikalisme ISIS.

"Dari hasil mapping yang dilakukan Polda Banten area daerah kerawanan terpapar ISIS," kata Dedi saat dikonfirmasi, Kamis (10/10).

Dia menambahkan, masing-masing Polda memang sudah memetakan kawasan berdasarkan tingkat kerawanannya. "Tiap Polda sudah memiliki mapping daerah kabupaten, kecamatan, desa, ring 1-3, rawan, kurang rawan, tidak rawan. Sudah dimapping," tuturnya. (mdk/dan)

Baca juga:
Dari Pandeglang, Wiranto Dipindah ke RSPAD Pakai Helikopter
Wiranto Kena Dua Tusukan di Perut
Polisi Sebut TKP Penusukkan Wiranto Masuk Daerah Rawan Terpapar ISIS
Wiranto Luka di Perut usai Diserang Orang Tak Dikenal di Banten
Polisi Sebut Penusuk Wiranto di Pandeglang Terpapar ISIS
Ini Kondisi Wiranto Usai Diserang