buaya grogol

Fakta menarik dari tiga ekor buaya muara yang muncul di kali Grogol

PERISTIWA | 28 Juni 2018 21:34 Reporter : Achmad Fajar M

Merdeka.com - Setelah beberapa waktu muncul di daerah Ancol, Jakarta Utara, kali ini tiga ekor buaya muara muncul di kali Grogol dan sontak membuat warga sekitar heboh sekaligus resah.

Awalnya, kemunculan Buaya Kali Grogol itu sempat disaksikan seorang Kepala Pos Polisi bernama Johan Tambing, pukul 08.30 WIB. Dengan handphonenya dia sempat merekamnya di depan Stasiun Kereta Api Grogol.

buaya grogol ©2018 liputan6.com

Kawanan Buaya di Kali Grogol Belum Ketemu hingga Malam Ini. Bahkan, Johan mengaku saat itu dia tidak hanya melihat satu, tapi dua buaya di Kali Grogol yang hitam pekat. Apakah salah satu buaya tersebut, hewan yang sama dengan yang berkeliaran di Pondok Dayung?

Berikut ini 3 fakta mengejutkan kemunculan buaya di Kali Grogol:

1. Tidak 1, Tapi 3 Buaya
Jumlah buaya yang muncul di permukaan Kali Grogol masih simpang siur. Namun, dari keterangan Johan, dia melihat ada dua ekor.

buaya grogol ©2018 liputan6.com

Sementara itu, hal berbeda diungkapkan warga sekitar yang sempat melihat hewan buas tersebut. Mereka mengaku sering melihat ada tiga buaya di Kali Grogol. "Tadi yang nongol ada satu, anaknya ada 2. Jadi total ada tiga," kata Sumarno, salah satu warga.

Sontak hal ini membuat banyak warga dari kawasan lain sengaja datang ke Kali Grogol hanya untuk melihat kemunculan buaya tersebut di permukaan kali.

2. Warga Resah
Kawanan buaya menghebohkan warga di Kali Grogol. (Twitter TMC Polda Metro Jaya) Keberadaan buaya di Kali Grogol kini membuat warga disekitar kali berwarna hitam itu, resah. Mereka takut reptil berdarah dingin ini akan naik ke daratan dan meneror warga di permukiman.

Seorang ibu yang merupakan warga setempat sempat melihat moncong buaya muncul ke permukaan Kali Grogol. Dia mengaku khawatir jika banjir datang dan air kali naik ke permukaan bisa masuk ke rumah warga.

3. Tim SAR Gabungan Dikerahkan

buaya grogol ©2018 liputan6.com

Ditpolair Baharkam Mabes Polri melakukan patroli memburu buaya di Teluk Jakarta, Rabu (17/6). Patroli dilakukan guna mencari buaya yang sempat muncul di Dermaga Pondok Dayung hingga Ancol. (Merdeka.com/Imam Buhori)
Untuk meredakan keresahan warga, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat, Ajun Komisaris Rensa Aktadivia mengatakan, 29 personel gabungan diterjunkan untuk mencari keberadaan buaya.

Turut andil dalam pencarian tersebut, Konservasi keanekaragaman Hayati Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Subdit Sumber Daya Genetik, Polisi Hutan, Pusat Penyelamatan Satwa, Pol PP Kecamatan Grogol Petamburan, Dishub, serta Polsek Tanjung Duren.

Pencarian dilakukan sejak pukul 12.00 WIB, Rabu kemain. Mulanya, petugas menelusuri tempat dimana pertama kali buaya menampakan wujudnya. Namun, belum membuahkan hasil.

Saksikan video pilihan selengkapnya di bawah ini:

Tim SAR Gabungan baru akan melakukan pencarian buaya muara itu lebih lanjut pada hari kamis ini. Kita tentu berharap kalau kemunculan buaya tersebut tidak sampai menyerang warga dan sampai menelan korban jiwa.

Sumber: Liputan6.com (mdk/mg2)

Baca juga:
Dipimpin Wali Kota Jakut, ini lokasi penyisiran buaya muara
Kisah tim pemburu buaya di Pondok Dayung, terpaksa tinggalkan keluarga saat Lebaran
Duel dengan buaya muara 3 meter, Sudding luka-luka di sekujur tubuh
Pawang dari Ragunan diterjunkan cari buaya di Pondok Dayung Ancol
Ditpolair patroli cari buaya di Ancol


Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.