Ferdy Sambo Minta Maaf: Niat Saya Menjaga dan Melindungi Kehormatan Keluarga

Ferdy Sambo Minta Maaf: Niat Saya Menjaga dan Melindungi Kehormatan Keluarga
Irjen Ferdy Sambo diperiksa Bareskrim. ©2022 Merdeka.com/imam buhori
NEWS | 11 Agustus 2022 21:35 Reporter : Rahmat Hidayat

Merdeka.com - Mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo mengakui dirinya yang telah membuat banyak informasi membelit atas kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J. Hal tersebut disampaikan melalui kuasa hukumnya Arman Hanish di kediaman pribadi Ferdy Sambo di jalan Saguling III, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

Ferdy Sambo juga menyampaikan kejadian yang menewaskan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J, merupakan bentuk untuk menjaga harkat dan martabat keluarganya yang harus dijaga sebagai kepala keluarga.

"Saya adalah kepala keluarga dan murni niat saya untuk menjaga dan melindungi marwah dan kehormatan keluarga yang sangat saya cintai," kata Ferdy Sambo dalam suratnya, Kamis (11/8).

Lebih lanjut, Arman Hanis juga menyampaikan perihal pemeriksaan yang telah dilakukan kliennya sebagai tersangka. Namun Arman, menolak untuk berkomentar d iluar pemeriksaan yang telah dilakukan tim Penyidik hari ini.

"Hari ini klien kami, bapak FS telah menjalankan pemeriksaan secara kooperatif dan menjawab pertanyaan penyidik secara lengkap sesuai kapasitas bapak FS," tutur Arman.

2 dari 2 halaman

Bahkan Arman mengatakan, kliennya telah menyampaikan keterangan FS ke penyidik secara benar tanpa adanya bantahan. "Bapak Kadiv humas polri juga tadi sudah menjelaskan cuplikan substansi pemeriksaan dan kami tidak menambahkan poin tambahan apapun selain yang disampaikan bapak kadiv humas polri," ungkapnya.

Sebelumnya, Irjen Ferdy Sambo telah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Mako Brimob. Sambo diperiksa sejak pukul 11.00 WIB hingga 18.00 WIB. Sambo mengaku marah setelah terjadi sebuah insiden di Magelang. Motifnya pun terungkap.

"FS (Ferdy Sambo) mengatakan bahwa dirinya marah dan emosi setelah dapat laporan dari istrinya PC yang telah mengalami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga. Yang terjadi di magelang yang dilakukan oleh almarhum Joshua," kata Dirtipidum Mabes Polri Brigjen Andi Rian Djajadi di Mako Brimob, Kamis (11/8).

Andi mengatakan setelah mendapatkan laporan itu, Ferdy Sambo memanggil RR dan E untuk merencanakan pembunuhan terhadap Brigadir J.

"Ini pengakuan dari tersangka FS," katanya. (mdk/eko)

Baca juga:
Komnas HAM Desak 31 Anggota Polri Langgar Etik Olah TKP Kasus Brigadir J Dipidana
Ini Isi Surat Ferdy Sambo: Minta Maaf Beri Pengakuan Bohong Kematian Brigadir J
Ferdy Sambo Jadi Tersangka, LPSK Nilai Kasus Brigadir J Sudah di Jalur yang Benar
Pengakuan Ferdy Sambo di Meja Penyidik
Usai Diperiksa Terkait Kasus Brigadir J, Penyidik Polda Metro Dibawa ke Mako Brimob
Kemarahan dan Emosi Ferdy Sambo

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini