Firli Bahuri Janjikan Tangkap Koruptor Masuk DPO, Termasuk Sjamsul Nursalim

Firli Bahuri Janjikan Tangkap Koruptor Masuk DPO, Termasuk Sjamsul Nursalim
PERISTIWA | 26 Februari 2020 13:45 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan pihaknya akan menangkap semua pihak yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buronan kasus korupsi yang dijerat lembaga yang kini dia pimpin.

Firli mengatakan, pihaknya tidak hanya akan menangkap buronan yang dijerat saat dia memimpin lembaga antirasuah saja, melainkan semua buronan yang pernah dijerat oleh pemimpin KPK terdahulu.

"Terkait dengan upaya penangkapan para DPO, saya menegaskan bahwa KPK bertekad untuk menemukan dan memproses sesuai dengan prosedur hukum, tidak hanya Nurhadi, tapi termasuk Sjamsul dan Itjih Nursalim dan Izil azhar yang telah buron sejak setahun lalu," ujar Firli kepada Liputan6.com, Rabu (26/2).

Diketahui, sejak menjabat pimpinan KPK, Firli cs telah menetapkan empat buronan. Yakni politikus PDIP Harun Masiku, mantan Sekretaris MA Nurhadi, keponakan Nurhadi bernama Rezky Herbiono dan Direktur PT MIT Hiendra Soenjoto.

Sementara Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim ditetapkan sebagai buron pada September 2019. Sjamsul dan Itjih merupakan buronan kasus dugaan korupsi penerbitan surat keterangan lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Sementara Izil Azhar ditetapkan sebagai buron pada Desember 2018. Izil Azhar merupakan orang kepercayaan mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Izil dan Irwandi dijerat kasus penerimaan gratifikasi.

Terkait dengan pencarian Nurhadi, Firli menyatakan tim satuan tugas terus bekerja termasuk menggeledah sejumlah tempat. Selain itu, setiap informasi yang diterima dari masyarakat langsung ditelusuri.

"KPK juga terus berkomunikasi dengan satgas yang dibentuk Kapolri. Atas hal ini kami menyampaikan terima kasih pada Kapolri yang membantu pencarian para DPO," kata Firli.

Reporter: Fachrur Rozie (mdk/rhm)

Baca juga:
Apa Kabar Harun Masiku, Begitu 'Sakti' Hingga Kini Belum Ditemukan
Ketua KPK Sebut 36 Kasus Dihentikan Bisa Dibuka Kembali Jika Ada Bukti Baru
Ketua KPK Sebut Penyelidikan 36 Kasus Korupsi Dihentikan Sesuai Ketentuan Hukum
Fakta-Fakta Penghentian Kasus juga Dilakukan KPK di Era Agus Rahardjo dan Sebelumnya
Sederet Kontroversi KPK di Era Firli Cs
Ketua KPK: Kami Mulai Sebuah Tradisi Transparansi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami