Frustrasi Dipecat dan Dicerai Istri, Seorang Pria Nekat Gantung Diri

Frustrasi Dipecat dan Dicerai Istri, Seorang Pria Nekat Gantung Diri
Ilustrasi Mayat. ©2013 Merdeka.com
NEWS | 10 Agustus 2022 23:32 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Warga Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, dibuat geger dengan aksi bunuh diri yang dilakukan seorang pria, YD (28). Polisi memastikan tak ada tanda-tanda kejahatan yang menyebabkan korban tewas.

Korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya selesai mengaji. Begitu ke dapur, korban sudah tewas tergantung dengan seutas tali di ventilasi udara.

Teriakan saksi sontak membuat seisi rumah dan tetangga mendatangi TKP. Tak lama, korban dapat diturunkan dan dibawa ke rumah sakit untuk keperluan visum.

Kasi Humas Polres OKU AKP Syafaruddin mengungkapkan, korban baru beberapa hari pulang ke OKU yang sebelumnya tinggal di Bogor, Jawa Barat. Kepulangannya ke kampung halaman lantaran dipecat dari pekerjaan dan dicerai istrinya.

"Dipastikan murni gantung diri, penyebabnya diduga karena frustrasi dipecat dan dicerai istrinya," ungkap Syafaruddin, Rabu (10/8).

Dari keterangan saksi, korban tak pernah berkoordinasi dengan tetangga atau warga sekitar. Dia hanya mengurung diri di rumah dan sempat cekcok mulut dengan ibunya karena disarankan mencari pekerjaan.

"Sebelum aksi itu dilakukan, korban baru saja ribut dengan ibunya. Kemungkinan dia semakin stres dengan kondisi yang dialaminya," kata dia.

Polisi tidak melanjutkan proses kasus ini lantaran penyebab kematiannya dibuktikan dengan surat hasil visum yang dilakukan dokter. Jenazah korban sudah dimakamkan tak lama kemudian.

Baca juga:
Ribut dengan Pacar Usai Pinjam Uang, Mahasiswa UIR Gantung Diri
Diduga Depresi karena Nilai Jelek, Mahasiswa di Tangerang Bunuh Diri
Asmara Terlarang Kopda Muslimin
Viral Diduga Kopda Muslimin Telepon ART Sebelum Tewas, Menangis Takut Sama Istri
Akhir Hidup Kopda Muslimin dan Gagalnya Skenario Bunuh Istri
Kopda Muslimin Tidak Dimakamkan Secara Militer

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini