Gajar Keluhkan Kekeliruan Data Covid-19 dari Pemerintah Pusat

Gajar Keluhkan Kekeliruan Data Covid-19 dari Pemerintah Pusat
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 3 Maret 2021 17:41 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai, data pemerintah pusat terkait Covid-19 perlu diperbaiki. Alasannya, pihaknya sudah mengalami kekeliruan soal data corona.

Ganjar mengungkap, data yang disampaikan pemerintah terkait corona melalui Jubir Prof Wiku Adismito sudah salah dua kali. Menurutnya, beberapa data kasus Covid-19 yang dirilis dari pusat tidak tepat.

"Terkait dengan kondisi pandemi dengan adanya data selalu kita mesti perbaiki makanya saya sempat dua kali bertanya secara terbuka atas kekeliruan data yang di-launching termasuk kemarin Prof Wiku ketika menyampaikan data di seluruh 7.000 lebih, saya kira itu kekeliruan yang cukup fatal yang kedua kali dilakukan," katanya dalam diskusi Urgensi Transformasi Digital Pemerintahan untuk Merespons Pandemi dan Pembangunan Nasional," Rabu (3/3).

Menurut politikus PDIP itu, sinkronisasi data menjadi sangat penting. Dia mencontohkan angka kasus di Banyumas yang telat diinput.

"Kalau lambat inputnya memang persoalan, maka data data yang kita sampaikan betul-betul mesti kita verifikasi, validasi dengan sinkronisasi maka publik akan bisa mendapatkannya informasi yang baik dan benar," ucapnya.

Ganjar menyebut, bahwa ada masalah integrasi data antara daerah dan pusat. Dia bilang, kesiapan dan kapasitas infrastruktur yang memadai dari Dinkes sulit di akses dan lambat.

Kemudian, ada persoalan kedisiplinan menginput yang mengakibatkan kekeliruan informasi. Selain itu, ada standardisasi application programming Interface yang sering kali berubah-ubah.

"Maka kami sampaikan data harus dijadikan sebagai pegangan untuk pengambilan keputusan yang menurut saya penting, sehingga kita membuat integrasi sebagai solusi," pungkasnya. (mdk/eko)

Baca juga:
Data Terkini Korban Virus Corona di Indonesia pada Maret 2021
Data 3 Maret: Kasus Positif Covid Tambah 6.808, Sembuh 9.053
Satgas: RI Buktikan Pengendalian Covid-19 Paralel dengan Menjaga Sosial Ekonomi
Ridwan Kamil Ungkap Awal Mula Varian Virus Corona Baru Ditemukan di Karawang
Sempat Diisolasi di Jakarta, 2 Pasien Covid-19 Varian Baru Dinyatakan Negatif
Ada Vaksinasi Gotong Royong, Ekonomi RI Kuartal II 2021 Bisa Kembali Positif

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami