Gali Kubur di TPU, Warga Boyolali Kaget Temukan Arca Tanpa Kepala

Gali Kubur di TPU, Warga Boyolali Kaget Temukan Arca Tanpa Kepala
PERISTIWA | 10 Juli 2020 14:40 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Warga Boyolali Jawa Tengah dikejutkan dengan penemuan sebuah arca tua. Arca ditemukan saat warga menggali kubur di lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) RT 24 RW 02, Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali.

"Arca ditemukan dalam kondisi tanpa kepala. Warga yang menemukan akan memakamkan warga lain yang meninggal dunia," ujar Ketua RT 24 RW 02, Tujino, Jumat (10/7).

Menurut dia, arca ditemukan penggali kubur pada Selasa (7/7) lalu. Arca berukuran sekitar 60x40 cm tersebut ditemukan terpendam di dalam tanah dengan kedalaman 1,5 meter. Saat menggali makam cangkul terbentur benda keras di kedalaman 1,5 meter.

Setelah gali lebih dalam, lanjut dia, ditemukan arca setengah badan tanpa kepala. Setelah dicari lagi, kepala arca tidak ditemukan

"Sekarang dititipkan di salah satu rumah warga dan diletakan di taman halaman depan," katanya.

Penemuan arca tersebut, kata dia, menyebar di telinga warga hingga akhirnya datang ramai-ramai ke TPU untuk melihat arca tersebut. Saat proses penggalian makam, ia juga menemukan batu merah berukuran besar di lokasi temuan arca.

"Kami belum tahu nama arca ini, dari abad ke berapa saya juga kurang tahu. Demi keamanan arca ini saya simpan di rumah dan melaporkannya pada pemerintah kecamatan serta kepolisian," jelasnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Polisi Periksa Kadisbud Riau Terkait Pencurian Benda Cagar Budaya
Polisi Tangkap Pencuri Benda Cagar Budaya di Riau
Mengenal Omo Sebua, Rumah Tradisional Nias yang Kokoh dan Tahan Gempa
Belanda Kembalikan Tombak dan Keris yang Dibuat Sebelum Perang Puputan Klungkung
Macam-Macam Rumah Adat dari Daerah Asal Hingga Penjelasannya
3 Fakta Jangga Dolok, Rumah Tradisional Batak yang Jadi Daya Tarik Wisata di Tobasa

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami