Ganjar minta polisi sigap atasi dampak amblesnya jembatan Comal

PERISTIWA » MALANG | 21 Juli 2014 10:54 Reporter : Jatmiko Adhi Ramadhan

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pihak kepolisian mengantisipasi perubahan arus lalu lintas menyusul amblasnya Jembatan Comal, Kabupaten Pemalang yang menyebabkan jalur Pantai Utara provinsi ini lumpuh.

"Beban arus lalu lintas kini pindah ke jalur tengah dan selatan," kata Gubernur ketika memimpin apel Operasi Ketupat Candi 2014 di Semarang, seperti diberitakan Antara, Senin (21/7).

Dalam imbauannya, Ganjar meminta personel Polri dan Dinas Perhubungan ditempatkan di jalur-jalur alternatif untuk membantu masyarakat dan mencegah kemacetan panjang jelang arus mudik dan arus balik lebaran. "Sampaikan informasi ke masyarakat agar tidak bingung," tambahnya.

Menurut Ganjar, terdapat jalur-jalur utama mudik Lebaran yang harus diurai kepadatannya, mulai dari Brebes, Banyumas, Kebumen, hingga Purworejo. Sementara itu menghadapi arus mudik dan balik Lebaran, Kepolisian dibantu Pemerintah daerah serta TNI siap mewujudkan situasi yang kondusif.

"Dengan manajemen yang baik, kita mampu mewujudkan keamanan dan ketertiban yang kondusif," katanya.

Ganjar juga menuturkan jumlah pemudik tahun ini diperkirakan meningkat sekitar tujuh persen dibanding tahun sebelumnya. Menurutnya hal ini tentu akan berdampak terhadap gangguan keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, menurut Ganjar, Kepolisian harus mampu mendorong fungsi intelijen dalam kaitannya dengan deteksi dini.

(mdk/hhw)