Ganjar Sebut Banjir Kebumen Akibat Tanggul Sengaja Dilubangi

Ganjar Sebut Banjir Kebumen Akibat Tanggul Sengaja Dilubangi
PERISTIWA | 3 November 2020 14:25 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Bencana banjir merendam sejumlah desa di Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan banjir yang terjadi akibat tanggul sungai sengaja dilubangi untuk pengairan sawah para petani.

"Tadi ada temuan yang disampaikan Pak Lurah kenapa tanggulnya jebol karena di bawahnya dibolongi (dilubangi). Kenapa dilubangi? Karena butuh air untuk pertanian, maka saya minta ini tidak boleh terjadi lagi. Ayo warga semuanya tolong dijaga tanggulnya," kata Ganjar saat meninjau tanggul jebol di Desa Madurejo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Demikian dikutip dari Antara, Selasa (3/11).

Ganjar terkejut saat mendengar laporan mengenai hal itu dari kepala desa setempat. Dia meminta pemerintah desa mengedukasi warga untuk menjaga tanggul agar tidak terjadi bencana alam.

Terkait dengan penyebab warga yang nekat melubangi tanggul sungai karena membutuhkan air untuk mengairi sawah, Ganjar meminta ada solusi lain.

Kades setempat sudah mengusulkan agar pemerintah memberikan bantuan pompa air berkapasitas besar dan menilai sebagai solusi bagus.

"Tadi Pak Lurah mengusulkan pompa, maka Pak Bupati Kebumen tolong dibantu. Kalau tidak bisa, nanti kami juga ikut bantu, Kementerian Pertanian, CSR pasti bisa bantu, tapi ini tolong menjadi perhatian karena kalau itu dijaga, maka semuanya bisa aman," ujarnya.

Ganjar melihat secara keseluruhan penanganan banjir di Kebumen sudah baik. Ribuan pengungsi juga sudah pulang ke rumah masing-masing.

Sedangkan tanggul yang jebol di Desa Madurejo sepanjang 50 meter dan lebar 6 meter juga sudah ditangani oleh BBWS.

"Sekarang sudah ditangani, tanggul yang jebol juga sudah diperbaiki oleh BBWS dan saya minta dipercepat karena saat ini masih musim penghujan," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, semua bantuan bencana alam di Jawa Tengah masih aman dan siap didistribusikan ke daerah-daerah yang dilanda bencana. (mdk/lia)

Baca juga:
Diterjang Air Bah Saat Seberangi Sungai, Ibu dan Anak di Wonogiri Tewas
Waspadai Banjir dan Tanah Longsor di Jawa Timur, BNPB Imbau Masyarakat Lakukan Ini
Banjir Terjang Pasuruan, 6.379 KK Terdampak
Tanggul Sungai di Pati Jebol, Padi Siap Panen Terendam
BPBD Banten Ingatkan Warga Lebak Waspada Banjir dan Longsor
BMKG Sebut 76 Kecamatan di Sumatera Selatan Berpotensi Banjir

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami