Gantikan Cigudeg, Kecamatan Rumpin Digadang Jadi Calon Ibu Kota Bogor Barat

PERISTIWA | 22 Januari 2020 15:28 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Kecamatan Rumpin muncul menjadi kandidat calon ibu kota Kabupaten Bogor Barat, menggantikan Cigudeg karena dianggap memiliki struktur lahan labil, terlebih usai dilanda bencana awal tahun 2020.

"Ada masukan dari beberapa senior di Bogor Barat termasuk dari pemerintah pusat. Karena di Cigudeg tanahnya cenderung labil. Maka diambil opsi lain yaitu di Rumpin. Tapi ini kan perlu dikaji lebih lanjut," kata Bupati Bogor Ade Yasin, Rabu (22/1).

Rumpin dipilih sebagai opsi lain karena dianggap memiliki tanah lebih stabil. Selain itu, secara geografis Rumpin lebih strategis karena lebih dekat dengan kawasan Tangerang, yang cenderung lebih maju.

"Itu kan tergantung nanti sepakat atau tidak. Kalau tetap di Cigudeg juga tidak apa-apa. Makanya perlu dikaji kembali," kata Ade.

Kabupaten Bogor Barat akan terdiri dari 14 kecamatan, yakni Kecamatan Dramaga, Ciampea, Cibungbulang, Tenjolaya, Leuwiliang, Pamijahan, Leuwisadeng, Cigudeg, Nanggung, Sukajaya, Jasinga, Rumpin, Parungpanjang dan Tenjo. Seluruhnya mencakup 166 desa.

Pemkab Bogor juga bakal menyiapkan anggaran Rp75 miliar untuk Kabupaten Bogor Barat, jika resmi menjadi Daerah Persiapan Daerah Otonomi Baru (DOB).

Ade Yasin menjelaskan anggaran itu terbagi dalam tiga tahun masa persiapan sebelum Kabupaten Bogor Barat dianggap siap menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB).

"Selama 3 tahun kan masih menginduk ke Kabupaten Bogor, nah itu kita berikan Rp25 miliar per tahun selama 3 tahun itu," kata Ade.

Kata Ade, anggaran itu digunakan untuk operasional daerah, termasuk pembangunan beberapa infrastruktur penunjang untuk membangkitkan perekonomian daerah.

Sementara itu, Ketua Tim Pemekaran Bogor Barat, Yana Nurheryana mengungkapkan, usulan itu harus diserahkan kepada para akademisi. Karena dalam penunjukan Cigudeg sebagai calon ibu kota pun lebih dahulu melalui kajian.

Meski demikian, kata Yana, jika calon ibu kota diubah menjadi Rumpin, tidak akan berpengaruh terhadap waktu pengurusan persiapan calon DOB.

"Saya pikir penunjukan daerah persiapan waktunya cukup panjang, ada tiga tahun. Dan sekarang Kabupaten Bogor baru berbicara persiapan. Kemudian baru pemilihan kepala daerah dan lainnya. Masih ada proses yang diperbaharui apapun dan dari sisi mana pun," kata Yana. (mdk/cob)

Baca juga:
Anggaran Pemekaran Bogor Barat Rp25 Miliar
Wakil Ketua DPD Sebut Wilayah Papua Bisa Dimekarkan Jadi 7 Provinsi
Ridwan Kamil Desak DPR Cabut Moratorium Daerah Otonomi Baru
Keunggulan Ibu Kota Baru Versi Jokowi: 30 Menit dari Balikpapan, Lokasi Dekat Teluk
Jokowi Sebut Provinsi Baru di Kawasan Ibu Kota Baru Sedang Dibahas
Pemerintah akan Bentuk Provinsi Baru di Kawasan Ibu Kota

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.