Gara-Gara Gajah Ngamuk, Puluhan Warga Nagan Raya Aceh Mengungsi

PERISTIWA | 24 Agustus 2019 08:31 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Sebanyak 40 orang warga yang bermukim di Desa Blang Lango, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, harus menghindar dari serangan gajah. Mereka akhirnya memutuskan untuk mengungsi di Desa Sawang Manee dan lainnya.

"Sudah ada lahan kebun kelapa sawit dan tanaman pisang yang dirusak kawanan gajah, luas lahan yang rusak sementara mencapai 15 hektare," kata Kepala Desa Blang Lango, Oediyantri seperti dilansir dari Antara, Sabtu (24/8).

Menurutnya, serangan gajah yang diperkirakan berjumlah lima ekor tersebut sudah terjadi sejak hampir satu pekan terakhir. Sehingga memaksa sebagian warga untuk tidak menetap di kawasan transmigrasi itu karena khawatir ancaman terhadap keselamatan mereka.

Hingga Sabtu jelang dini hari, kawanan gajah tersebut masih berada di pemukiman warga di kawasan transmigrasi dan masih berkeliaran sambil merusak tanaman milik masyarakat setempat.

"Kami bersyukur karena tidak ada warga yang menjadi korban, akan tetapi harta benda masyarakat menjadi korban," ujar Oediyantri.

Dia mengakui serangan satwa liar yang terjadi di daerah tersebut selama ini sering terjadi dan sampai saat ini belum ada sama sekali penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh maupun pihak terkait lainnya untuk mengatasi gangguan tersebut.

Padahal, Oediyantri mengatakan, pihaknya sudah pernah berulangkali menyurati pemerintah daerah, DPRK dan pihak terkait. Akan tetapi, penanganan terhadap gangguan gajah tetap saja masih terjadi.

"Untuk saat ini masyarakat memilih untuk kembali ke desa asal, karena takut dengan serangan gajah," ungkapnya.

Dia menjelaskan, jumlah gajah yang sering mengamuk di kawasan pemukiman transmigrasi lokal tersebut jumlahnya mencapai 12 ekor dan sangat ganas. Sehingga membuat masyarakat di daerah itu ketakutan.

Baca juga:
Selain Hiu, Dugong dan Penyu Muncul di Perairan Nusa Dua Bali
Ketika Kawanan Hiu Blacktip di Nusa Dua Bali Sedot Perhatian Wisatawan
Kera Liar yang Resahkan Warga Situbondo Akhirnya Ditembak
Kawanan Hiu Setiap Tahun Bergerombol di Pantai Pulau Peninsula Bali
Serangan Kera Misterius Lukai 8 Warga Situbondo
Kawanan Hiu Muncul di Perairan Pulau Peninsula Nusa Dua Bali

(mdk/fik)