Gara-gara Meludah, Kades dan Kasun di Lumajang Saling Tikam hingga Kritis

Gara-gara Meludah, Kades dan Kasun di Lumajang Saling Tikam hingga Kritis
Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki
NEWS | 28 Januari 2022 09:06 Reporter : Muhammad Permana

Merdeka.com - Warga Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto, Lumajang, Jawa Timur pada Kamis (27/1) dihebohkan dengan perkelahian yang melibatkan dua tokoh masyarakat.

Kepala Desa Sukosari, Iskak Aminudin terlibat adu jotos dengan bawahannya sendiri, Kepala Dusun (Kasun) Jatiroto, Wawan. Akibatnya, dua pria paruh baya ini mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam.

Keduanya kini mendapat perawatan intensif di RS Jatiroto, Lumajang yang berada di belakang lokasi kejadian.

Kapolsek Jatiroto, AKP Rudi Isyanto saat dikonfirmasi menyebut, peristiwa berdarah yang terjadi di Perumnas Jatiroto itu belum bisa dipastikan penyebabnya. Kedua pelaku sekaligus korban belum bisa diperiksa.

Diduga, permasalahan terkait dendam yang ada hubungannya dengan status pekerjaan keduanya.

"Kemungkinan motifnya karena dendam. Sebelumnya mereka ini kan adalah teman, ya biasa urusan di desa," ujar Rudi saat dikonfirmasi pada Jumat pagi (28/1).

Peristiwa bermula saat Wawan yang merupakan Kasun Jatiroto, sedang melintas di depan rumah Kades Sukosari, Iskak, dengan berjalan kaki.

Keduanya kemudian sempat bertemu dan berbincang, namun langsung berubah menjadi pertengkaran adu mulut.

"Awalnya Pak Kades batuk-batuk dan meludah ke arah Pak Kasun. Pak Kasun langsung emosi dan terjadi pertengkaran adu mulut," tutur AKP Rudi.

2 dari 2 halaman

Sesaat kemudian, mereka berdua pulang ke rumah masing-masing. Bukannya menenangkan diri, mereka berdua ternyata justru mengambil senjata tajam untuk digunakan duel.

"Mereka ini sebenarnya berteman dan bertetangga. Rumahnya berdekatan juga, masih satu perumahan," papar Rudi.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu sebenarnya sempat berusaha melerai. Namun warga tidak berani mendekat karena kedua pelaku sama-sama menggunakan senjata tajam.

Setelah keduanya sama-sama terluka parah dan mengalami pendarahan serius, warga baru mulai berani mendekat untuk memisahkan mereka. Kepada polisi, warga menyebut perkelahian berlangsung sengit.

"Untuk Kades Iskak mengalami luka di lengan kanannya. Sedangkan Kasun Wawan pada bagian perut. Mereka harus dijahit untuk mengatasi luka-luka sayatan. Saat ini kondisinya masih kritis,” pungkas Rudi. (mdk/rnd)

Baca juga:
Kasus WN Yordania Pukul Petugas Bandara dan Polisi Berakhir Damai
Dituduh Tukang Santet, IRT di Kupang Dikeroyok hingga Tewas
Emosi Ketinggalan Pesawat, WN Yordania Pukul Petugas Lion Air dan Polisi
Gara-gara Salah Paham, Begini Nasib ABG di Trenggalek Dikeroyok hingga Babak Belur
Viral Tenaga Honorer Dipukuli ASN di Kantor DLH Cianjur, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami