Gara-Gara 'Prabowo Ditinggalkan Pendukungnya', Metro TV Digugat ke Dewan Pers

PERISTIWA | 5 April 2019 11:35 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sambangi Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Kedatangan BPN guna membuat laporan atas penyiaran Metro TV yang menyebutkan 'Pak Prabowo Ditinggalkan Pendukungnya' saat kampanye di Padang, Selasa (2/4) lalu.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengatakan, pemberitaan itu adalah fitnah dan hoaks. Di mana tak sesuai fakta yang ada di lapangan.

"Metro TV memberitakan bahwa pak Prabowo ditinggal pendukungnya. Bagi kami ini framing yang jahat yang dilakukan Metro TV memberikan kampanye hitam ke pak Prabowo dan juga kami semua pendukung pak Prabowo di Sumbar," kata Andre di lokasi, Jumat (5/4).

Kata Andre, dirinya saat itu ikut juga berada di lokasi kampanye yang dihadiri oleh calon presiden nomor urut 01 Prabowo Subianto. Sehingga ia menyayangkan atas pemberitaan tersebut.

"Saya datang mewakili seluruh pendukung pak Prabowo di Sumbar, ia merasa kecewa sedih dan terhina dengan berita yang diterbitkan oleh Metro TV. Maka kami melaporkan ke Dewan Pers agar Metro TV ini benar diberikan sanksi teguran kalau perlu sanksi yang tegas lagi," katanya.

Dalam pelaporan ini, Andre membawakan beberapa barang bukti. Diantaranya rekaman video Metro TV dan beberapa TV lainnya. Dengan ini, lanjutnya, pihaknya berharap Dewan Pers bertindak cepat sebelum pencoblosan berlangsung pada 17 April mendatang.

"Dewan pers untuk bertindak tegas karena Metro TV sudah berulang kali kesalahan dan kesalahan ya. Jadi saya minta dewan pers jangan masuk angin. Seharusnya menjelang 17 April ini, Dewan Pers enggak usah lama-lama ambil tindakan tegas," ujarnya.

"Pak Prabowo biasa aja tapi yang marah itu kami masyarakat Sumbar. Dari subuh bahkan ada yang 6 jam berangkat dengan semangat luar biasa sampai acara selesai, lalu mereka tiba-tiba dituduh sudah meninggalkan pak Prabowo, seakan akan metro meragukan semangat dan militansi pendukung pak prabowo di Sumbar," katanya saat ditanyakan dampak atas pemberitaan ini.

(mdk/rhm)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com