Gara-Gara Pungli, Kepala Desa di Rohul Diringkus Polisi

Gara-Gara Pungli, Kepala Desa di Rohul Diringkus Polisi
Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki
NEWS | 22 Oktober 2021 21:31 Reporter : Abdullah Sani

Merdeka.com - Polres Rokan Hulu menangkap Kepala Desa Rokan Timur, Kabupaten Rokan Hulu, Riau berinisial SS dan anak buahnya Kaur Tata Usaha inisial S. Keduanya diduga memungut biaya dalam pengurusan Surat Keterangan Riwayat Tanah (SKRT) dan Surat Keterangan Ganti Kerugian (SKGR) dari masyarakat.

"Keduanya berhasil ditangkap karena adanya keluhan dan aduan dari warga terkait pungutan tersebut. Dimana setiap pembuatan warga dimintai uang sebanyak Rp2 juta oleh pelaku," kata Kapolres Rohul, AKBP Eko Wimpiyanto, Jumat (22/10).

Kedua pelaku diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan di Kantor Desa Rokan Timur. Dari tangan dua pelaku, polisi menyita uang tunai senilai Rp 20 juta untuk biaya pengurusan 10 persil SKRT dan SKGR.

"Kedua pelaku kita tahan. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Para pelaku kini dijerat pasal 12 huruf e Undang Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 KUHP.

"Ancaman hukuman paling singkat 4 tahun paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp200 juta paling banyak Rp1 miliar," pungkasnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Hasil Pungli Pasar Cepu Diduga Mengalir ke Mantan Bupati Blora, Ini Sederet Faktanya
Hasil Pungli Pasar Cepu Diduga Mengalir ke Mantan Bupati Blora
Lurah di Samarinda Pungli Pengurusan Sertifikat Tanah, Rp600 Juta Disita dari Laci
Kasus Parkir Rp150 Ribu di Farmhouse Lembang Berakhir Damai
Dilaporkan ke Wali Kota, Kepling di Medan Diminta Kembalikan Uang Pungli dari Warga
Dishub Tangerang Pecat 6 Anggota Terlibat Pungli Truk Tambang

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami