Gara-gara Utang Rp500 Ribu, Pria Asal Empat Lawang Bunuh Wanita Pengepul Sayur

PERISTIWA » MAKASSAR | 22 November 2019 03:39 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Gara-gara utang sebanyak Rp500 ribu, Fikri (42) nekat membunuh seorang wanita pengepul sayur, Hernila (45). Pelaku akhirnya ditangkap polisi dalam pelariannya ke Lampung.

Pembunuhan tersebut dilakukan pelaku di areal kebun kopi, Kelurahan Kutipan Bahas, Kecamatan Pagaralam Utara, Pagaralam, Sumatera Selatan, 6 Agustus 2019. Korban yang tinggal di Desa Ujan Mas, Kecamatan Dempo Utara, Pagaralam, ditemukan warga dalam kondisi leher tergorok nyaris putus.

Dari penyelidikan, polisi mengamankan pelaku Fikri asal Desa Manggilan, Kecamatan Pendopo, Empat Lawang. Namun, saat itu penyidik tak memiliki bukti kuat sehingga pelaku dilepaskan.

Polisi terus mengembangkan kasus ini sehingga didapatkan cukup bukti bahwa pelaku mengarah kepada Fikri yang sudah melarikan diri ke Lampung. Untuk kedua kali, pelaku ditangkap dan akhirnya mengakui perbuatannya. Lantaran melawan, kaki tersangka ditembak polisi.

Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara, mengungkapkan penangkapan tersangka kembali berawal dari penemuan ponsel korban di tangan penadah. Penadah itu pun ditangkap dan terungkap siapa yang menjualnya.

"Saat penangkapan pertama tidak punya bukti kuat, tetapi ternyata dia pelakunya dan mengakui perbuatannya," ungkap Dolly, Kamis (21/11).

Dari pengakuannya, tersangka menghabisi nyawa pengepul karena utang sebesar Rp500 ribu. Dia adalah pelaku tunggal dalam tindak pidana tersebut.

"Tetap kita kembangkan lagi baik motif maupun pelaku lain. Untuk sementara karena masalah utang," ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 365 ayat 3 tentang pencurian dengan kekerasan dan 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Ancaman pidana penjara selama 20 tahun penjara atau seumur hidup.

Baca juga:
Reka Ulang 37 Adegan Pembunuhan Mayat Dicor di Jember, Eksekutor Tak Dilibatkan
Pembunuh Perempuan Dibungkus Seprai di Makassar Ternyata Pasangan Kumpul Kebonya
Wanita Terbungkus Seprai Merupakan Korban Pembunuhan, Polisi Buru Pelaku
Nafsu Bejat Bram Berujung Petaka Pembantaian Kekasih di Kebun Sawit
Polisi Segera Ungkap Sketsa Wajah Mayat Pria dalam Koper
Bram Bunuh Pacar karena Kesal Korban Datang Telat dan Ogah Diajak Bercinta
Kakek di Lumajang Dibunuh, Diduga Karena Isu Dukun Santet

(mdk/lia)

TOPIK TERKAIT