Geber Dua Kegiatan, Wonderful Indonesia Bukukan 1.865 Transaksi di Brunei

PERISTIWA | 16 Juli 2019 10:47 Reporter : Anwar Khumaini

Merdeka.com - Sukses besar diraih Wonderful Indonesia di Brunei Darussalam. Lewat dua event yang digelar di Bandar Seri Begawan, Wonderful Indonesia membukukan 1.865 transaksi. Atau senilai Rp6.92 miliar. Luar biasa!

2 Kegiatan yang digelar Kementerian Pariwisata bersama KBRI Bandar Seri Begawan adalah Indonesia Sales Mission for Branding & Priority Destination. Kegiatan ini dilangsungkan 10 Juli 2019 di Hotel Rizqun.

Kegiatan lainnya adalah Wonderful Indonesia Travel Fair,12-14 Juli 2019. Lokasinya di The Mall Gadong. Dalam kegiatan ini, Wonderful Indonesia menampilkan Tari Tor-Tor dari Sumatra Utara, Rumeksa dari Jawa tengah, Tari Satria dari Jawa Tengah dan Sri Panganti dari Jawa Timur. Tersedia juga barista dari Indonesia yang menyuguhkan kopi khas Indonesia. Ada juga Batik Corner yang mengajak pengunjung dapat belajar dan praktek membatik.

Menurut Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Sujatmiko, Indonesia Sales Mission for Branding & Priority Destination yang diikuti oleh 13 travel agent dari Indonesia. Serta 20 travel agent dari Brunei Darussalam, Indonesia berhasil meraih 1.865 transaksi.

Total potensi transaksi yang dihasilkan sebanyak 1.865 transaksi dengan jumlah potensi transaksi sebesar BND 667.539 atau Rp6.92 miliar. Angka ini lebih tinggi dari apa yang telah kami raih pada Brunei Travel Fair tahun 2018 sebesar 675 transaksi dengan nilai BND 360.000 (setara Rp 3.95 Miliar), kata Dubes Sujatmiko usai peluncuran acara even Wonderful Indonesia Travel Fair, Sabtu (13/7).

Adapun, 5 top destinasi unggulan yang menjadi favorit warga Brunei ke Indonesia. Di tempat pertama adalah Bali (22,57%), disusul dengan Aceh (13,46%), Padang (13,40%), Jakarta (7,13%) dan Yogyakarta (4,88%).

Menurut Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Adella Raung, Brunei Darussalam dan Indonesia mempunyai kedekatan secara geografis dan budaya.

Faktor ini patut diperhitungkan. Karena, menjadikan Brunei sebagai salah satu market potensial bagi Indonesia di Kawasan ASEAN.

Indonesia diuntungkan dengan 3 direct flight maskapai Royal Brunei Airlines (RBA) dari Brunei ke Indonesia yaitu ke Jakarta, Surabaya dan Bali. Wisatawan Brunei ke Indonesia didominasi oleh transportasi udara sebesar 58.30%, disusul dengan transportasi darat sebesar 41% dan transportasi laut sebesar 0.70% kata Adella Raung.

Sementara Kepala Bidang Pemasaran Area III Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Sapto Haryono mengatakan, kunjungan wisatawan asal Brunei cukup besar.

Datang yang kita dapat, terdapat 17.279 wisatawan Brunei yang berlibur ke Indonesia pada tahun 2018. Spending per Visit wisatawan Brunei Darussalam ke Indonesia juga masih tetap tinggi yaitu sekitar USD 986,05, papar Sapto.

Dijelaskannya, Indonesia dan Brunei bisa saling mengisi dalam mengembangkan Tourism Industry. Apalagi, pariwisata merupakan investasi terbesar nomor 2 di Brunei Darussalam, setelah minyak bumi dan gas.

Tidak hanya itu, Bandar Seri Begawan juga telah menjadi hub ke berbagai kota. Seperti Hong Kong, Jeddah, Dubai, Bangkok, Kota Kinabalu dan London. Indonesia dan Brunei dapat memperkuat konektivitas tersebut antara lain dengan menambahkan direct flight. Rutenya bisa Brunei Balikpapan, Brunei - Lombok dan Brunei Pontianak, papar Sapto.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku sangat senang dengan torehan yang diraih dari Brunei.

Ini membuktikan jika strategi yang diterapkan efektif. Karena, Indonesia sudah menjadi pilihan masyarakat Brunei untuk berlibur. Hal ini harus dimaksimalkan. Berikan sesuatu yang baru untuk menggoda pasar Brunei, agar mereka bersedia kembali lagi berlibur ke Indonesia, papar mantan Dirut PT Telkom itu.

(mdk/paw)

TOPIK TERKAIT