Gedung Sekolah Terbakar, Siswa SD di Karawang Belajar di Lantai

PERISTIWA | 18 Juli 2019 11:12 Reporter : Bram Salam

Merdeka.com - Pascagedung sekolah terbakar, siswa SDN Cicinde Selatan 1 kelas 5 A dan B di Desa Cicinde Selatan, Kecamatan Banyusari, Karawang, terpaksa harus menjalani proses belajar dengan melantai.

"Sekitar 74 siswa terpaksa belajar di lantai, di dua ruang kegiatan ekstra kuliner," kata Kepala Sekolah SDN Cicinde Selatan 1, Sudaryat, Kamis (18/7).

Dijelaskan Sudrayat, dua ruang kosong tersebut, sebelumnya digunakan untuk kegiatan olahraga dan kesenian, namun kini terpaksa digunakan meski tidak ada kursi dan meja.

"Mereka harus belajar di lantai tanpa alas, karena tidak ada fasilitas meja dan kursi," jelasnya.

©2019 Merdeka.com/bram salam

Dengan kondisi ini, siswa juga kurang konsentrasi lantaran tidak adanya papan tulis. Mereka harus menengadah untuk melihat guru atau sekadar mendapat penjelasan guru yang duduk di atas kursi sambil memberikan pelajaran.

"Belajar di lantai dingin pengen punya kelas baru. Mau dibuatin kelas baru aja," ujar Dinda siswi kelas 5A SDN Cicinde Selatan 1.

Sebelumnya dua ruang kelas dan satu ruang guru hangus terbakar pada Rabu (17/7) sekitar pukul 12.30 WIB, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting aliran listrik. Gedung sekolah yang terbakar masih dipasangi garis polisi oleh pihak Kepolisian Resor Karawang.

Baca juga:
Gaya 'Lisa Blackpink' Jadi Guru Bahasa Inggris di Thailand
Bupati Pandeglang Salahkan Camat Ada Guru Honorer Tidur di Sebelah Toilet Sekolah
Nestapa Nining, Guru Honorer Gaji Rp 350.000/Bulan Tidur di Samping Toilet Sekolah
Masuk Ajaran Baru, DPR Ingatkan Jangan Ada Perploncoan di Sekolah
Antusias Orangtua Antar Anak Sekolah di Hari Pertama
Tanggapan Ridwan Kamil Terkait Isu Penghapusan Pendidikan Agama
Ketua Kadin Indonesia Komite Taiwan Rilis Buku Terbaru

(mdk/rnd)