Geger Temuan Potongan Kepala dan Tangan Manusia di Banyumas

PERISTIWA | 10 Juli 2019 10:08 Reporter : Liputan6.com

Merdeka.com - Dusun Plandi, Watuagung, Kecamatan Tambak, Banyumas, Jawa Tengah kembali geger. Tetapi kali ini bukan lantaran longsor seperti dua tahun lalu, melainkan oleh temuan diduga korban mutilasi.

Tragisnya, yang menemukan potongan jasad manusia itu adalah seorang bocah lelaki berusia 12 tahun, Putra, warga Plandi, Watuagung. Ia menemukan seonggok benda yang dikiranya potongan daging besar, Senin sore (8/7) sekitar pukul 16.30 WIB.

Benda itu teronggok di selokan pinggir jalan perbatasan antara Desa Watuagung menuju wilayah Banjarnegara. Dari perumahan, jaraknya tak terlampau jauh.

Temuan aneh ini lantas ia laporkan ke warga RT 08 RW 3, Pariman. Pariman yang mendapat informasi itu segera menuju lokasi.

Namun ternyata yang ditemukan Putra bukan sekadar potongan daging. Benda itu adalah potongan kepala dan tangan manusia korban mutilasi dalam keadaan gosong.

Sontak Dusun Plandi yang biasanya adem ayem ini pun geger. Warga berduyun-duyun melihat temuan potongan tubuh korban mutilasi ini. Sebagian warga juga dicekam ketakutan.

"Ya, yang ditemukan potongan kepala dan tangan manusia. Sudah gosong terbakar," kata Kepala Desa Watuagung, Suyatno, Selasa petang.

Temuan diduga korban mutilasi ini pun lantas dilaporkan ke pemerintah desa dan kepolisian. Tak berapa lama kemudian, Aparat Polsek Tambak yang mendapat laporan temuan potongan kepala dan tangan manusia ini. (mdk/cob)

Baca juga:
Mayat Perempuan Setengah Telanjang Mengapung di Sungai Brantas Mojokerto
Tertimbun 9 Hari, Ferdinan Tewas Terjebak di Ruang Kemudi Ekskavator
Polisi Duga Tengkorak Ditemukan Pecatu Bali Adalah Warga Lokal
Jasad Remaja Penuh Luka Ditemukan di Atas Motor Terparkir di Bandung
Tak Diperhatikan Suami Siri, Ibu di Malabong Buang Bayi yang Baru Lahir
Motif Tukang Bubur Bunuh dan Masukkan Jasad Bocah 8 Tahun ke Bak Mandi di Bogor

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.